Kamu selalu bertanya, apa manfaat minum wine bagi kita? Dalam porsi yang wajar, tidak berlebihan, wine ternyata memberikan efek yang cukup positif, bagi kesehatan termasuk. Sekali lagi, ini bukan untuk memprovokasi, minumlah wine sebanyak-banyaknya.

Berikut adalah lima alasan yang mengagumkan untuk membeli sebotol red wine, diadaptasi dari “The 5 Skinny Habits” oleh Dave Zulberg.

1. Baik bagi jantung. Banyak penelitian modern telah menunjukkan konsumsi anggur moderat dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Penemuan kesehatan ini menjadi terkenal ketika penelitian menunjukkan orang-orang Prancis memiliki salah satu tingkat serangan jantung terendah di dunia. Fenomena ini disebabkan oleh konsumsi secara teratur anggur merah oleh Prancis dan menjadi dikenal sebagai “paradoks Prancis.” Penelitian di Harvard termasuk konsumsi alkohol moderat sebagai salah satu “delapan cara yang telah terbukti untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner.” Para peneliti percaya antioksidan dalam kulit dan biji anggur merah, yang disebut flavonoid, mengurangi risiko penyakit jantung koroner dengan menurunkan LDL (kolesterol jahat), meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dan menurunkan pembekuan darah.

2. Dapat menangkal penyakit. Resveratrol, yang ditemukan dalam kulit anggur merah, dapat membantu penderita diabetes mengatur gula darah mereka dan mencapai kadar glukosa darah. Selain itu, para peneliti telah menemukan pria yang minum rata-rata 4-7 gelas anggur merah per minggu mungkin didiagnosis dengan kanker prostat berkurang. Studi lain menunjukkan resveratrol dapat membantu dalam mengobati penyakit saraf seperti Alzheimer dan Parkinson, dan penelitian terbaru lainnya di New England Journal of Medicine menunjukkan dorongan dalam kemampuan otak untuk wanita yang menikmati minuman sehari.

3. Mencegah flu. Sebuah studi di American Journal of Epidemiology menemukan antioksidan dalam anggur merah juga dapat mencegah flu biasa. Para peneliti menyelidiki kebiasaan minum alkohol dari 4.272 dosen dan staf lima universitas Spanyol. Konsumsi anggur – anggur terutama merah – dikaitkan dengan risiko rendah tertular flu biasa.

4. Membantu kamu langsing. Wine biasanya dipandang sebagai “buah terlarang” pada program penurunan berat badan atau pemeliharaan. Namun, penelitian di Purdue University – diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry – tidak setuju. Ditemukan senyawa piceatannol, yang dikonversi dari resveratrol, bisa membantu mengendalikan obesitas. Kemampuan itu memblok insulin untuk mengaktifkan gen yang melaksanakan tahapan lebih lanjut dari pembentukan sel lemak. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine menunjukkan wanita yang mengkonsumsi wine kurang dalam jumlah moderat mungkin untuk mendapatkan berat badan di usia pertengahan.

5. Meningkatkan mood kamu. Kita semua tahu glass of dry wine bisa santai dan meringankan beberapa stres. Tapi mungkin memiliki efek yang lebih penting. Satu penelitian besar menemukan konsumsi anggur di kisaran 2-7 minuman seminggu secara signifikan berhubungan dengan tingkat depresi yang lebih rendah, sementara peminum berat tampaknya berada pada risiko yang lebih tinggi. Studi lain oleh Nord-Trondelag Health Study (HUNT Study) yang berbasis di Norwegia menemukan peminum moderat berada pada risiko lebih rendah menderita depresi dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki alkohol. Menariknya, para ilmuwan di Italia menemukan varietas tertentu anggur yang digunakan untuk membuat anggur merah mengandung kadar tinggi sleep hormone atau sesuatu dengan efek yang sama. Hal ini bisa menjelaskan mengapa konsumsi anggur moderat menginduksi tidur.

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon