Rabu 28 Januari 2015 , seorang seniman muda bernama Uyau Moris akan menggelar konser bertajuk Borneo, Sounds of Journey. Konser dengan durasi lebih kurang 2 jam ini akan diadakan di gedung Societet Militaire Taman Budaya Yogyakarta mulai pukul 19.00 WIB.

Uyau Moris mengatakan Borneo, Sounds of Journey bertujuan menceritakan perjalanan hidupnya sejak masih kecil hingga dewasa. Melalui musik, Uyau Moris akan menceritakan kisah hidupnya yang penuh dinamika, suka, dan cita.

“Mungkin konser ini akan terdengar personal karena menceritakan kisah hidup saya, namun sebenarnya konser Borneo, Sounds of Journey sekaligus merespon isu benturan antar suku yang sering terjadi di Indonesia, terutama di Yogyakarta,” kata Uyau, Senin (26/1/2015).

Sebagai seorang anak suku Dayak yang merantau ke tanah Jawa, Uyau, mau tidak mau harus merasakan keadaan saat ia harus berbaur dengan banyak orang dari berbagai suku. Ia juga harus menghadapi dan menjalani adat istiadat serta kebiasaan suku Jawa yang sebelumnya belum pernah ia jumpai di tanah Borneo.

Dari pengalamannya tinggal beberapa tahun di tanah Jawa inilah, Uyau merasa perlu merespon isu benturan antar suku yang terjadi. Menurutnya, benturan tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi seandainya setiap orang menyadari bahwa mental etnosentris yang menganggap budaya lain lebih rendah harus dienyahkan

“Setiap orang harus bisa menghargai adat istiadat suku lain serta mengedepankan gagasan kebersamaan untuk hidup bersama dengan damai,” ujarnya.

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon