Bertempat di Keris Gallery Menteng , Rumah Produksi Andalan Sinema berkolaborasi dengan Andalan Media menyelenggarakan syukuran pra produksi film drama keluarga yang berjudul “Miracle – Jatuh Dari Surga”. Film ini merupakan sebuah film drama keluarga yang didukung oleh sederet bintang seperti Darius Sinathrya , Anneke Djodi, Indra Birowo , Wiwing Dirgantara dan pemain cilik Naomi Ivo , dan akan melangsungkan proses shooting di bulan Februari 2015 .

“Harapan saya tidak muluk – muluk , saya hanya berharap agar film ini menjadi penting untuk dilihat” ungkap Wisnu Adi sang sutradara, yang kemudian ditimpali oleh Ichwan Persada, produser film . “Film ini memiliki cerita yang sederhana , yaitu mengenai drama keluarga, dan berfokus dalam hubungan Ayah dan Anak. Cerita seperti ini dapat dikatakan sudah langka di dalam perfilman Indonesia di beberapa tahun terakhir.”

Untuk pemilihan judul film sendiri, sang Produser Eksekutif Teddy Tjokrosaputro memiliki cerita tersendiri, “Saya ingin membuat film yang dapat menginspirasi para penontonnya, bahwa keajaiban itu dapat terjadi pada semua orang tanpa terkecuali , yang diperlukan hanyalah percaya . Saya sendiri dan team telah mengalami banyak keajaiban bahkan sebelum film ini diproduksi, sedikit berfilosofi , saya percaya kita hanya perlu merasa bersyukur di dalam hidup untuk menyadari keajaiban – keajaiban yang hadir di dalam hidup kita”

Ada nilai unik yang turut terangkat di dalam film ini, yaitu nilai “keberagaman” . Film ini akan banyak mengangkat cerita persahabatan antara tokoh utama Andri (diperankan oleh Darius Sinathrya) yang beragama Katolik , dengan Ramadhan (diperankan oleh Indra Birowo) yang beragama Islam . “Kita mau menonjolkan bahwa Indonesia itu memang kesehariannya hidup dalam keberagaman , dan hubungan yang harmonis di dalam keberagaman itu indah” seru Ichwan Persada.

Anneke Djodi , salah satu pemeran utama film (berperan sebagai “Eli”, istri dari Andri) yang turut hadir di dalam acara ini pun menceritakan awal ketertarikannya ketika ditawari peran ini, “Setelah saya membaca script nya, saya merasa terinspirasi. Sebagai seorang Kristiani, mungkin dengan berperan sebagai Eli dapat menjadi salah satu bentuk pelayanan saya “. Film ini memang memiliki latar belakang kehidupan keluarga yang beragama Katolik , walaupun pesan – pesan yang disampaikan dalam film ini memang memiliki nilai yang universal yang dapat dipahami oleh siapapun.

Hmmm.., jadi nggak sabar lihat filmnya. Oke, kita tunggu tanggal mainnya!

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon