Sebanyak 44 album dalam berbagai format seperti kaset, compact disc (CD), piringan hitam, dan digital video disc (DVD) dari musisi Indonesia dirilis pada Record Store Day Indonesia 2015 di Jakarta, Sabtu (18/4).

“Tahun ini memang lebih banyak musisi yang merilis albumnya. Tahun lalu hanya ada 10 artis yang merilis album,” kata salah satu panita Record Store Day 2015 Savira Ayu Anisya.

Namun, artis-artis yang mengeluarkan album baru atau rilis ulang tidak mencetak dalam jumlah banyak. Paling banyak hanya 100 cetakan.

“Memang dibuat terbatas. Jadi, yang sudah habis di sini sudah nggak cetak lagi. Misalnya album Timeless dari Rumahsakit yang versi kaset, tadi sudah habis dalam waktu dua jam,” katanya.

Artis yang merilis di Record Store Day 2015 ini antara lain Guruh Soekarno Putra dengan album Pagelaran Karya Cipta Satu yang dicetak dalam bentuk piringan hitam dengan harga Rp 375 ribu per keping, The Upstair yang merilis ulang EP Antah Berantah dalam format kaset dan CD dengan harga Rp 50 ribu peritem, Planetbumi, Mondo Gascaro, dan Bangkutaman.

Selain jumlah rilisan yang bertambah, jumlah tenant yang menjajakan bermacam rilisan fisik semakin meningkat. Jika tahun lalu hanya ada sekitar 11 tenant, tahun ini ada 90 tenant yang ikut serta.

“Memang yang ini lebih besar karena kita bekerja sama dengan GoAhead Jakarta,” kata Savira.

Record Store Day adalah sebuah gerakan internasional yang diselenggarakan di seluruh dunia sebagai bentuk apresiasi bagi industri rekaman musik.

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Jakarta Culinary Feastival Bergulir Mulai Kamis Ini

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon