Bagi orang Indonesia, belum disebut makan jika belum ‘ketemu’ nasi. Namun, sesekali tak ada salahnya mencoba couscous.
Karbohidrat yang wujudnya mirip tiwul, makanan khas Jawa, ini memiliki kandungan serat tinggi, namun rendah kalori. Di Timur Tengah, couscous dikenal sebagai pengganti nasi.

Dan menjelang bulan puasa Ramadan, Chef Ariyanto menyuguhkannya secara spesial untuk santapan bagi tamu di Hotel Santika Jemursari Surabaya. Dua menu andalan bulan puasa yang menghadirkan couscous adalah Chicken Taouk dan Red Snapper Marocco with Couscous.

Chicken Taouk adalah menu berbahan dasar ayam yang diolah menjadi kebab dipanggang dengan bumbu pedas, dan disajikan dengan saus kental. Sedang Red Snapper Marocco, yaitu kare ikan kakap putih yang disajikan bersama couscous, sejenis pasta berbentuk buliran kecil sekitar 1 mm. “Kalau makan couscous tidak bikin kenyang seperti makan nasi,” ucap Ayu, salah seorang pengunjung Sekarwangi Restaurant yang menempati lantai R di Santika Hotel Jemursari.

Menu alternatif tersebut sudah bisa dinikmati sejak awal Juni 2015 hingga menjelang Lebaran mendatang. Selain itu, masih ada Ojja Lamb, iga kambing yang dimasak dengan buah tomat segar dicampur rempah-rempah khas Timur Tengah.

“Tiga menu spesial Ramadan itu disuguhkan jika ada pesanan dari tamu. Jadi tidak dalam bentuk buffet,” papar Chef Ariyanto.

Ditambahkan, sebagai penawar dahaga, ada Sprinkle Dates Coffe Latte, yaitu es kopi susu dengan campuran sirup kurma. “Yang menarik, ada irisan kurma di atas minuman ini,” imbuh Ayu.

Minuman pilihan lainnya adalah Tropical Coconut Crush. Dalam minuman ini diracik enam jenis buah segar, yaitu anggur, buah naga, melon, semangka, papaya, dan peach.

Ditambahkan Chef Ariyanto, selama bulan puasa, Sekarwangi Restaurant juga menyediakan buffet berbuka puasa yang menyajikan 170 lebih menu makanan dan minuman, serta takjil. Diantaranya yakni kolak, bubur dan aneka es ditambah beragam gorengan dan jajanan serba kukus.

Menu spesial Ramadan ini bisa diperoleh dengan harga Rp 115.000 net/orang. “Dengan harga segitu, pengunjung sudah bisa menikmati semua menu yang disajikan,” tutur chef Ariyanto.

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon