Usia 11 tahun bukanlah usia yang pendek dalam perjalanan sebuah grup musik. Merekalah Sore, band asal Jakarta yang masih mampu membuktikan eksistensinya dihadapan publik Solo, Sabtu (13/6). Bertajuk Rinustik Sore, irama Jazz mereka menggoyang ratusan orang yang memadati halaman studio rekaman Lokananta Solo.

“Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya Sore bisa hadir di tanah tercinta ini. Mohon maaf, kami main pakai tangan kiri semua, nggak sopan,” Sapa Awan Garnida sang pembetot Bass mengawali perjumpaan.

Pemilihan song list cukup menyenangkan, penonton diajak untuk menikmati perjalanan musikalitas Sore dari album pertama mereka Centralismo. Lagu pertama No Fruits for Today, membawa penonton masuk kedalam nuansa Jazz yang kental. Lagu ini disambut dengan tepuk tangan meriah, dan merubah suasana konser menjadi lebih intim.

“Lagu ini agak jarang kami bawakan, khusus malam ini akan kami bawakan,” ungkap Awan saat mengawali lagu kedua mereka berjudul Ambang.

Selanjutnya, lagu dengan nuansa Gloomy digeber sebagai lagu ketiga yang juga menjadi original soundtrack dari film Modus Anomali. Selanjutnya rilisan bagus dari Centralismo dan Ports of Lima digeber berurutan seperti Somos Libres, Mata Berdebu, dan Merintih Perih.

“Lagunya agak sedikit-sedikit Gloomy, semoga tidak menambah suasana klenik ya,” kata Awan.

Lagu berjudul There Goes, yang diambil dari Lost Skut Leboys turut dihadirkan dalam perjumpaan tersebut. Selain itu, Apatis Ria, Pergi Tanpa Pesan, Karolina, dan Ssstt… mampu membuat penonton bergoyang mengikuti irama western.

Band yang digawangi oleh Ade Firza Paloh (Guitar/Vokal), Awan Garnida (Bass/Vokal), Reza Dwi Putranto (Guitar/Vokal), Bemby Gusti Pramudya (Drum/Vokal), dalam konser ini dibantu oleh Sigit Agung Pramudita (addittional gitar), dan Anding (additional keyboard).

Sebagai penutup perjumpaan, Sore menghadirkan lagu berjudul Setengah lima.

“Selamat malam, sampai berjumpa di lain kesempatan,” katanya.

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon