Selain terkenal dengan kota pelajar ternyata Yogyakarta juga terkenal akan kuliner dan tempat-tempat nongkrong yang asik dan unik. Salah satunya ada di kawasan Prawirotaman, selain terkenal sebagai kampung turis-nya Yogyakarta di kawasin juga memiliki beberapa kafe yang menjadi tujuan wajib untuk didatangi oleh wisatawan yang gemar nongkrong.

Kafe Lawas 613 adalah salah satu tempat yang ramai didatangi anak muda untuk makan ataupun sekadar bercengkrama menghabiskan waktu. Lokasinya adalah di Jalan Prawirotaman II Nomor 613, tepatnya di bagian depan Adhisthana Hotel.

“Kafe Lawas ini selalu ramai dikunjungi saat malam, mungkin karena desain ruangan semi terbuka yang unik. Di lantai dua, kafe ini memiliki dinding berupa susunan jendela tua seperti yang ada di Potato Head, Bali,” ujar Rinda Ika Panambar, Sales Executive Adhisthana Hotel.

Kafe dua lantai ini memang terlihat unik, di lantai pertama terdapat beberapa tempat duduk dari kayu yang terkesan lawas, tanpa cat pelitur. Anda bisa memesan hidangan yang Anda mau di open bar kafe ini.

Berbagai jenis makanan bisa Anda pilih, misalnya hidangan ringan khas Jawa seperti tempe mendoan bisa jadi teman Anda untuk menikmati sajian wedang uwuh ataupun minuman mocktails.

Anda juga bisa mencicip salad Jawa yaitu Gado-Gado Lawas yang menjadi salah satu rekomendasi makanan pembuka.

Beragam pasta yang dipadukan dengan masakan olahan seperti ayam pedas podomoro maupun rica-rica ayam dapat menjadi alternatif untuk dicoba.

Hidangan di kafe ini cukup terjangkau, untuk makanan berat Anda bisa menikmati mulai dari harga Rp 25.000.

Di lantai kedua yang berkonsep semi outdoor biasanya menjadi favorit pengunjung yang ingin berkumpul sambil makan. Pilihan furnitur kayu tanpa pelitur dipadukan dengan sofa berwarna abu-abu menambah kesan lapang dan nyaman.

Sebagai salah satu tempat nongkrong di Kota Gudeg, di hari-hari tertentu Anda dapat menikmati hiburan gratis di kafe yang dikelola oleh manajemen yang sama dengan Hotel Adhisthana ini.

“Di hari Sabtu malam dan Selasa malam, kami biasa menggelar live music mulai dari pukul 8 malam hingga 11.30 malam. Bahkan untuk event Halloween tahun ini, kami mengadakan Spooktakcular Halloween Party pada tanggal 31 Oktober kemarin,” tambah Rinda.

1

 

source: Kompas.com

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon