Sebagian besar pengunjung pameran seni ARTJOG 2016 adalah anak-anak muda. Mereka mulai bisa mengapresiasi seni, salah satunya dengan memotret karya senimannya.
Sebagian besar pengunjung pameran seni ARTJOG 2016 adalah anak-anak muda. Mereka mulai bisa mengapresiasi seni, salah satunya dengan memotret karya senimannya. (Dok. ARTJOG 2016)

Salah satu ajang perayaan tahunan seni kontemporer terbesar di Indonesia, ARTJOG, kembali digelar di Yogyakarta. Pameran seni yang memasuki tahun kesembilan ini dibuka untuk umum dari 27 Mei sampai 27 Juni 2016 di Jogja National Museum (JNM).

Saat memasuki area pameran, Anda akan menemukan 97 karya dari 72 seniman yang tidak hanya dari Indonesia, tapi juga mancanegara. Beberapa seniman yang terlibat dalam gelaran kali ini di antaranya ada Eko Nugroho, Agus Suwage, FX Harsono, Garin Nugroho, Nasirun, serta Titarubi. Publication Manager ARTJOG 2016, Hamada Adzani, mengatakan para seniman di atas kini menjadi daya tarik anak muda. Khususnya Eko Nugroho.

“Saya pribadi melihat salah satu yang membuat antusias anak muda menyukai seni kontemporer salah satunya karena film AADC2? yang tayang kemarin. Di situ ada Eko Nugroho dan dipamerkan banyak karya seni. Ya, itu sih yang menurut saya membuat banyak anak muda datang ke ARTJOG 2016 dan mulai mengapresiasi seni,” ujar perempuan manis ini.

ARTJOG 2016 mengangkat tema Universal Influence, yang berangkat dari sebuah pemahaman bahwa apa yang menjadi kebudayaan global atau universal lahir melalui akumulasi peristiwa bersejarah. Dalam rilisan persnya, seni rupa kontemporer Indonesia saat ini telah mencapai posisi penting di tingkat internasional. Dampaknya pun mempengaruhi kehidupan sosial secara umum, khususnya anak muda.

Perempuan yang kerap disapa Mada ini mengatakan antusias anak muda untuk datang ke acara seni, seperti ARTJOG, juga berawal dari fenomena DIY (do it yourself) yang beredar di Youtube atau Facebook. She also said that arts’re not just an object anymore.

“Sekarang kan semakin banyak tutorial DIY, yang membuat anak-anak muda kini semakin tertarik dengan seni. Dari situ pula seni semakin dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari. ARTJOG tahun ini sendiri pun ingin memperlihatkan pencapaian tersebut. Karena anak-anak muda sekarang sudah melihat seni lebih dari sebuah objek,” jelas dia.

Dengan adanya pameran seni ini diharapkan akan melahirkan barisan seniman-seniman baru dari young people masa kini. Sejalan dengan misi ARTJOG, Direktur Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI), RJ. Katamsi juga berharap gelaran ini dapat membimbing generasi seniman baru yang dinamis dan kreatif, serta benar-benar dapat menyumbangkan jiwanya yang berbakat tinggi untuk kepentingan Nusa dan Bangsa kita.
[inpost_galleria thumb_width=”200″ thumb_height=”200″ post_id=”11938″ thumb_margin_left=”3″ thumb_margin_bottom=”0″ thumb_border_radius=”2″ thumb_shadow=”0 1px 4px rgba(0, 0, 0, 0.2)” id=”” random=”0″ group=”0″ border=”” show_in_popup=”0″ album_cover=”” album_cover_width=”200″ album_cover_height=”200″ popup_width=”800″ popup_max_height=”600″ popup_title=”Gallery” type=”yoxview” sc_id=”sc1465527977831″]

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Justin Bieber Gelar Konser di Singapura 7 Oktober Mendatang

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon

Photo Gallery: Belvedere Playground The Debut