Episode pertama CI, Cleansing Kalijodo
Episode pertama CI, Cleansing Kalijodo

A+E Networks Asia mengumumkan bahwa mereka telah memproduksi empat tayangan original CRIME + INVESTIGATION ASIA spesial, yang merupakan bagian dari serial antologi setiap bulannya.

Serial terbaru ini merupakan tayangan dari investigasi panjang tentang kasus-kasus kriminal terkenal yang mengguncang Indonesia dan Papua New Guinea. Ada tiga episode Indonesia yang menampilkan beberapa bintang utama pria terkemuka yaitu Ario Bayu, Fauzi Baadilla, Donny Alamsyah, dan Samuel Rizal dengan dukungan dari kepolisian Indonesia termasuk Krishna Murti, SIK, M.Si, yang kini berstatus sebagai Wakapolda Lampung (sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya). Ketiga tayangan ini menampilkan reka ulang yang dramatis dan wawancara kehidupan nyata untuk membawa penonton lebih dekat dengan penyelidikan kejahatan daripada sebelumnya yang pernah ada.

“CI merupakan puncak di antara saluran di Asia yang mendedikasikan diri untuk tayangan tentang dunia kejahatan sesungguhnya yang dikemas menarik. Serial terbaru Crime + Investigation Asia ini adalah bukti komitmen kami yang terus berlanjut untuk menjadi pemimpin dalam penyelidikan tersebut serta mengungkapkan kisah nyata kejahatan yang mengguncang Asia dan menjadi berita utama,kata Michele Schofield, Senior Vice President, Programming & Production A+E Networks Asia.

Episode pertama, CLEANSING KALIJODO (30 Juli, pukul 19.05 WIB) mengajak kita untuk melihat Kalijodo lebih dalam, di mana kawasan ini adalahkawasan kumuh ibarat api dalam sekam yang dikendalikan oleh kelompok tertentu. Ketika saudara dari pemimpin kelompok tersebut dibunuh, timbul kekerasan di kawasan ini. Fauzi Baadillah berperan sebagai Abdul Aziz, pemimpin kelompok dan “Raja Kalijodo”. Kini bergantung pada Krishna Murti (diperankan Ario Bayu), kapten baru di kawasan tersebut, untuk memulihkan ketertiban dan menghancurkan kekuasaan kelompok tersebut demi ketenangan masyarakat.

Aktor laga Indonesia, Donny Alamsyah, berperan sebagai kepala detektif dalam episode kedua DRUG RUNNER LOVER (27 Agustus pukul 18.10 WIB). Dalam episode ini, akhirnya polisi berhasil menangkap Morris, penyelundup narkoba Afrika yang sedang mereka selidiki. Mereka juga membongkar jaringan narkoba yang rumit yang memiliki hubungan ke China dan hubungan cinta segitiga yang janggal. Setelah si penyelundup tertangkap, pihak kepolisian hanya punya waktu satu hari untuk menangkap seluruh anggota kelompoknya sebelum mereka curiga dan melarikan diri. Tetapi Morris menolak untuk berbicara.

Episode ketiga, THE MAFIA MANAGER (24 September pukul 18.10 WIB), menampailkan Samuel Rizal, yang mengusut kasus penipuan besar via sambungan telepon internasional. Ketika mendapat petunjuk bahwa seorang gembong mafia di Taiwan terbang ke Jakarta, kepolisian Indonesia hanya punya waktu 6 jam untuk bekerja sama dengan kepolisian Taiwan guna mengidentifikasi tersangka dan mencegatnya di bandara internasional Soekarno-Hatta. Hasil penyelidikan selanjutnya berhasil mengungkap dunia bisnis bayangan lengkap dengan para pimpinannnya serta penanaman modal asing langsung.

Sebagai bagian dari serial tersebut, CI juga akan memproduksi episode keempat, THE CULT OF THE BLACK JESUS tentang Steven Tari, seorang pemimpin Sekte terkenal di Papua New Guinea yang didakwa melakukan kanibalisme dan pengorbanan manusia. Tari yang mengklain diri  sebagai “Jesus Hitam” kemudian dinyatakan bersalah telah melakukan perkosaan dan akhirnya menemui ajalnya sendiri yang mengerikan.

Crime Investigation: Indonesia tayang di Saluran Saluran Crime + Investigation Network (CI) – Indovision (Ch. 207), Big TV (Ch. 275), First Media (Ch. 367), Transvision (Ch. 336), Oke Vision (Ch. 207) dan MNC Play (Ch.207)

Homeshake Akan Menyambangi Jakarta Pada Januari 2018!

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon