Endank Soekamti saat ini hanya beranggotakan Erix dan Dory untuk sementara waktu
Endank Soekamti saat ini hanya beranggotakan Erix dan Dory untuk sementara waktu

Tengah Juli ini, Endank Soekamti memperkenalkan The Super SAS (Save Ari Soekamti) sembari merilis single terbaru mereka dari album Soekamti Day, yang berjudul Terima Kasih.

The Super SAS ini merupakan salah satu tokoh atau karakter yang tidak lain merupakan additional player yang mengisi posisi drummer band yang saat ini masih digawangi Erix dan Dory Soekamti. Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Endank Soekamti tidak akan mencari pengganti Ari dan akan selalu membuka pintu jika suatu saat nanti Ari kembali.

Jadi keberadaan The Super SAS ini hanya sementara. Tokoh di balik The Super SAS ini sebenarnya juga tidak asing lagi bagi Endank Soekamti dan para fansnya, Kamtis Family. Seperti dikatakan Feri Winarno, sang manajer, sosok additional player sementara ini ialah drummer pertama band pop punk pelantun Semoga Kau di Neraka.

Dory juga mengatakan, alasan dimunculkannya tokoh The Super SAS dan bukannya nama asli drummer tersebut didasari pertimbangan bahwa baik Endank Soekamti maupun Kamtis sepakat bahwa Ari Soekamti tidak tergantikan. “Namun sambil menanti kembalinya Ari, Endank Soekamti tetap harus terus berkarya,” ujar sang gitaris.

BACA JUGA: Endank Soekamti Lakukan Beragam Cara Agar Ari Soekamti Kembali

The Super SAS yang menjadi perwujudan hashtag #SaveAriSoekamti
The Super SAS yang menjadi perwujudan hashtag #SaveAriSoekamti

Single berjudul Terima Kasih yang dirilis berbarengan dengan perkenalan The Super SAS ini juga menjadi sebuah rasa terima kasih Endank Soekamti kepada siapa saja yang telah mendukung dan menemani perjalanan trio pop punk asal Yogyakarta ini. Khususnya para Kamtis yang tidak berhenti memberikan dukungan ketika Ari Soekamti menyatakan mengundurkan diri dari band yang telah membesarkan namanya selama kurang lebih 15 tahun ini. Terlihat dari banjirnya hashtag #SaveAriSoekamti beberapa waktu lalu di berbagai media sosial.

“Untuk itu, hashtag #SaveAriSoekamti disematkan kepada sang superhero ini dalam rangka member makna lebih pada hashtag itu. Agar kita semua selalu ingat bahwa The Super SAS ada, didesain guna menggantikan Ari Soekamti untuk sementara. Jadi saat Ari Soekamti kelak kembali lagi, semuanya dapat berjalan mulus seperti semula,” ungkap pentolan dan vokalis/bassis, Erix Soekamti.

Semua Yang Perlu Diketahui Tentang Djakarta Warehouse Project 2017

Homeshake Akan Menyambangi Jakarta Pada Januari 2018!

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon