Portugal jadi kampiun Euro 2016
Portugal jadi kampiun Euro 2016

Usai menjadi juara, catatan Portugal di Euro 2016 cukup menarik, meskipun sebenarnya banyak diberkahi keberuntungan.

Ya, tim nasional yang dipimpin Cristiano Ronaldo dan diasuh di bawah tangan Fernando Santos usai mengangkat Piala Euro 2016 pada Senin (11/7) dini hari, menorehkan sejumlah rekor dan tentu catatan-catatan yang menjadi memori mereka dalam salah satu turnamen mayor sakral ini.

Ronaldo cs tidak pernah mendapatkan kemenangan di waktu normal 90 menit, khususnya di fase grup di mana semua hasil laga mereka melawan Islandia, Austria, dan Hungaria berakhir imbang. Satu-satunya penampilan Portugal yang bisa dikatakan baik dalam waktu 90 menit adalah ketika menang melawan Wales di babak semi-final.

Meski sebenarnya sepak terjang Portugal di Euro 2016 tidak buruk-buruk amat, di samping mendapatkan cibiran di media sosial oleh para netizen, khususnya kepada Ronaldo, ada sejumlah pencapaian yang tentu menjadi catatan terbaik tim sebelumnya hanya menjadi runner up di Euro 2004 lalu.

Salah satu momen terbaik di final Euro 2018, Ronaldo yang cedera terharu dengan gol Eder
Salah satu momen terbaik di final Euro 2018, Ronaldo yang cedera terharu dengan gol Eder
  1. Titel Juara Euro 2016 adalah title turnamen internasional mayor pertama bagi tim nasional Portugal
  2. Selama fase grup, Portugal hanya bermain imbang 3 kali. Namun, mereka lolos ke knockout phase karena aturan baru di mana memungkinkan tim peringkat ketiga terbaik di grup lolos.
  3. Pada knockout phase, satu-satunya kemenangan yang dihasilkan dalam waktu normal ialah ketika mengalahkan Wales 2-0 di semi-final. Di babak 16 besar, saat melawan Kroasia dan menang 1-0, Portugal butuh waktu sampai babak tambahan 120 menit. Ketika melawan Polandia, Portugal menang adu penalty dengan skor 5-3 setelah selama 120 menit imbang 1-1.
  4. Di laga Final, tim berjuluk Seleccao kembali bermain 120 menit sebelum akhirnya Eder membuat gol semata wayang yang membuat Portugal juara dan mengangkat trofi Henri Delaunay.
  5. Kokohnya pertahanan Portugal di laga final melawan Prancis tidak lepas dari aksi gemilang kipper Rui Patricio, yang melakukan 7 saves atau penyelamatan dan seperti dikutip Squawka Football, menjadi yang tertinggi di final Euro sejak 1980. Melajunya Portugal sampai menjadi juara juga tidak lepas dari penyelamatan Rui saat adu penalti dengan Polandia, di mana Ia menepis sepakan Jakub Blaszczykowski.
  6. Renato Sanches diberikan penghargaan sebagai pemain muda terbaik Euro 2016. Saat turut mengantarkan Portugal menjadi kampiun juara, Renato berusia 18 tahun 327 hari.
  7. Sedangkan untuk pemain tertua yang mendapatkan gelar juara Euro kali ini dipegang oleh Ricardo Carvalho dengan usia 38 tahun 53 tahun.

What a great game and wonderful football. Congratulations Portugal…

Homeshake Akan Menyambangi Jakarta Pada Januari 2018!

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon