Menonton konser menyenangkan, tapi jangan terlalu dekat dengan sound systemnya
Menonton konser menyenangkan, tapi jangan terlalu dekat dengan sound systemnya

Kalau kamu hobi dan suka sekali nonton konser musik, jangan menonton dekat sound atau at least hindari berdiri didekatnya.

Memangnya kenapa?

Menonton konser memang paling seru ketika kita menontonnya di barisan terdepan. Namun, ada baiknya kalau tepat di depan para perfomer atau artis yang tampil, daripada di depan sound systemnya persis atau di dekatnya. Karena suara yang keluar dari sound system tersebut sangat keras dan dapat merusak pendengaran kamu. Apalagi kalau kamu orangnya tidak tahan dengan suara keras.

Sound system di sebuah konser musik, baik untuk skala besar, sedang, maupun kecil akan mengeluarkan volume tinggi. Efek yang dihasilkan pada telinga kita akan sama dengan saat kita menonton TV atau mendengarkan musik memakai headset atau headphone dengan volume yang besar.

Efeknya apa? Pendengaran kita akan terganggu bahkan akibat fatalnya dapat merusak maupun kehilangan pendengaran.

Pendengaran yang terganggu atau bahkan kehilangan pendengaran dalam usia muda, sekitar 20-an tahun, tentu akan merugikan kamu, baik dalam keseharian maupun karir kamu. Seperti dilansir HelloSehat.com dari Kompas, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2013 lalu oleh dokter Mathias Basner, asisten profesor tidur dan kronobiologi dari Perelman School of Medicine, University of Pennsylvania, efek kerusakan dari suara keras tidak hanya merusak telinga, tapi juga menjalar pada bagian tubuh lain, sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan gangguan tidur.

“Dalam kehidupan sehari-hari, suara keras tidak dapat dihindari dan ketersediaan tempat yang tenang sudah jarang. Itulah mengapa kita harus lebih mengerti paparan suara terhadap kesehatan kita secara keseluruhan,” ujar Basner.

Tim peneliti yang dipimpin Mathias tersebut melakukan penelitiannya selama kurang lebih 5 tahun. Dan ternyata temuan mereka lebih jauh dari sebelumnya, di mana paparan suara keras dapat menyebabkan dampak yang lebih luas selain masalah pendengaran. Dampak tersebut kemudian diketahui memiliki kaitan dengan meningkatnya risiko hipertensi, penyakit jantung iskemik, stroke, dan turunnya kemampuan kognitif pada anak.

Musik yang kencang di sebuah festival atau konser musik juga menghasilkan suara bervolume tinggi
Musik yang kencang di sebuah festival atau konser musik juga menghasilkan suara bervolume tinggi

Tiga cara melindungi pendengaran

Seperti yang dilaporkan WebMD.com, ada dua alasan umum mengapa seseorang bisa kehilangan pendengarannya. Secara alami kita akan kehilangan pendengaran karena factor bertambahnya usia kita. Satu lagi karena suara bising, salah satunya ialah karena suara yang terlampau keras.

Namun, kita dapat mencegah pendengaran kita terganggu maupun rusak, kalau kamu melakukan beberapa hal berikut:

  • Gunakan pelindung telinga

Saat kamu menonton konser atau festival musik, pastikan untuk membawa pelindung telinga seperti earplugBiasanya pelindung ini terbuat dari karet. Ia digunakan di lubang telinga dan akan mengurangi suara bising sampai 15-30 desibel. Kamu dapat membelinya di toko musik atau memesan khusus (custom) karena setiap merk earplug kemampuannya berbeda-beda dalam mengurangi suara bising.

Satu lagu kamu dapat menggunakan earmuffPelindung satu ini pasti pas di telinga kamu dan kemampuannya sama dengan earplug, ia dapat mengurangi bising sampai 15-30 desibel. Tapi perlu diingat, ketika kamu memakainya, earmuff harus benar-benar pas di telinga. Akan tetapi kamu juga dapat menggunakan earplug dan earmuff bersamaan, agar lebih aman.

  • Don’t smoking during a show

Siapa bilang merokok hanya menyebabkan serangan jantung, impotensi, dan janin? Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa merokok juga dapat meningkatkan risiko kehilangan pendengaran. Kalau kamu merokok di venue konser dan menonton di dekat sound system, risiko kehilangan pendengaran akan lebih tinggi.

  • Bersihkan kotoran telinga secara teratur

Penumpukan kotoran di dalam telinga dapat meredam suara dan mengurangi pendengaran kamu. Tapi jangan mengoreknya terlalu dalam dengan pembersih telinga, karena malah dapat menyebabkan kotoran terdorong lebih dalam. Bersihkan dengan minyak dan bersihkan secara perlahan.

 

BACA JUGA:

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Justin Bieber Gelar Konser di Singapura 7 Oktober Mendatang

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon

Photo Gallery: Belvedere Playground The Debut