Begini tampilan Pokemon GO saat dimainkan
Begini tampilan Pokemon GO saat dimainkan

Setelah kurang lebih dirilis awal Juli, seminggu kemudian Pokemon GO viral di internet. Bagai mimpi yang jadi kenyataan.

Ya, Pokemon GO viral di internet tidak lepas dari banyaknya orang-orang dari berbagai kalangan kelahiran 1990-an yang besar bersama Pokemon. Baik itu lewat game, komik, atau anime (kartun Jepang). Anak-anak generasi 90-an ini ramai membicarakannya di internet, media sosial Twitter tepatnya. Seluruh dunia membicarakannya.

Pokemon GO sendiri adalah game dengan format AR (augmented reality) besutan Niantic Labs yang bekerja sama dengan The Pokemon Company. Untuk memainkan game ini, kamu diharuskan untuk keluar kamar dan berjalan-jalan, mau itu keliling komplek, mall, taman, bahkan sampai pergi ke tempat wisata. Kamu akan benar-benar seperti Pokemon Trainer, di mana dalam game ini kamu harus menangkap para Pokemon dengan Poke Ball.

Kamu akan bermain menggunakan smartphone kamu by the way. Ketika kamu menjalankan aplikasi game ini, kamu juga diminta untuk menggunakan GPS, karena game ini bergantung dengan GPS kamu. Kamu akan dibekali Poke Ball pada awal permainan dan sama seperti game-gamenya di awal, kamu akan diminta memilih satu dari tiga Pokemon starter, Charmander, Bulbasaur, atau Squirtle. Setelah itu barulah kamu dapat berkeliling untuk hunting.

Kamu tidak akan bisa melakukan battle Pokemon kecuali di gym. Tapi untuk dapat masuk gym, kamu harus mencapai level 5 dulu. Dan untuk dapat menguasai gym, kamu diharuskan mencapai level yang tinggi agar tidak dapat dikuasai atau direbut oleh Pokemon Trainer lainnya.

Sayangya, sampai tulisan ini dibuat, Pokemon GO belum resmi hadir di App Store atau Play Store. Kebanyakan orang-orang Indonesia yang memainkannya mendownload APK dari Pokemon GO. Tentu ini karena ketidaksabaran dan rasa penasaran yang tinggi akan brand yang hype di era-1990-an.

Salah satu meme yang beredar di internet tentang Pokemon GO
Salah satu meme yang beredar di internet tentang Pokemon GO

Mimpi Jadi Nyata

Hype akan Pokemon GO tidak lepas dari situs humor dan berbagi meme, 9gag. Ya, dari situs yang digandrungi netizen dunia untuk mencari hiburan ini Pokemon GO semakin viral, tidak hanya untuk kalangan geek dan tentu saja 90’s kids, tapi juga 2000’s kids yang mungkin baru kenal apa itu Pokemon.

Tim redaksi HangOut tidak luput untuk mencoba game satu ini. Ketagihan? Ya, benar sekali. Mungkin untuk di Indonesia belum bisa berjalan dengan lancar, karena beberapa kali memainkannya sempat hang atau eror, mungkin servernya karena belum resmi dirilis secara global dan di Indonesia.

Alvikar Rendi, seorang desain grafis yang bekerja di salah satu perusahaan di Jakarta Selatan, mengaku candu akan Pokemon GO, meski belum ada seminggu Ia memainkannya. “Addict parah ini game!” ucap pria kurus ini.

Kehadiran Pokemon GO ini “disyukuri” oleh mereka yang lahir di tahun 1990-an, karena akhirnya mimpi sejak kecil untuk dapat menjadi Pokemon Trainer bisa menjadi kenyataan! Setidaknya dapat “merasakan” menangkap, melatih, battle, dan tentu memiliki Pokemon.

Baca Juga: Akhirnya Pokemon GO Dirilis di Android dan iOS

“Kalau menurut gue sih, Pokemon GO ini hype karena dulu anak-anak 90-an ngikutin filmnya. Seperti dream comes true gitu sih, nangkep Pokemon!” ujar Aprilia Permata, salah satu pemain asal Tangerang Selatan.

“Plus, suka Pokemon GO karena kita main pakai teknologi AR-nya,” timpal remaja asal Jakarta Timur, Opi Noviar.

Ferry Diyanto, salah satu karyawan swasta asal Jakarta Selatan juga menimpali bahwa Pokemon GO adalah mimpi masa kecil yang terwujud dan benar-benar menjadi real saat ini. “Apalagi dulu cuma ada Tazoz. Sekarang? Udah jadi real aja…” ujarnya.

Mungkin buat kamu yang masih penasaran dengan Pokemon GO, kamu bisa melihat gambarannya seperti yang dibahas oleh seorang vlogger di Youtube asal Indonesia, Kevin Hendrawan di bawah ini:

Excited? Yes? So, are you ready to cath’em all!?

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Justin Bieber Gelar Konser di Singapura 7 Oktober Mendatang

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon

Photo Gallery: Belvedere Playground The Debut