Gendis (Shanty Paredes), Ella (Tara Basro), Oma (Titiek Puspa), dan Bebe (Tatyana Akman) dalam salah satu adegan film Ini Kisah Tiga Dara
Gendis (Shanty Paredes), Ella (Tara Basro), Oma (Titiek Puspa), dan Bebe (Tatyana Akman) dalam salah satu adegan film Ini Kisah Tiga Dara

Tidak lama lagi film Ini Kisah Tiga Dara yang disutradarai oleh Nia Dinata akan tayang di seluruh Indonesia 1 September mendatang, menyusul film Tiga Dara Restorasi 4K yang dirilis tengah Agustus ini.

Ini Kisah Tiga Dara menjadi salah satu film yang harus Anda tonton September nanti, karena film musikal ini begitu menghibur dan ceritanya sendiri mengangkat ‘potret’ kehidupan sehari-hari kita saat ini. Ini Kisah Tiga Dara sendiribukanlah film remake dari Tiga Dara yang dirilis 1956 lalu, tapi merupakan film inspired by.

“Dari awal aku bilang sama SA Films, selaku orang-orang yang mengajak aku untuk membuat film ini, aku maunya film ini inspired by, terinspirasi oleh ya. Karena nggak mungkin aku membuat ulang karya legendaris dari bapak perfilman Indonesia, Usmar Ismail ini,” ujar sutradara yang akrab disapa teh Nia kepada media beberapa waktu lalu saat pemutaran Tiga Dara Restorasi 4K tengah Agustus lalu.

Film yang dibintangi oleh Shanty Paredes (Gendis), Tara Basro (Ella), Tatyana Akman (Bebe), Ray Sahetapy (Krisna), dan Titiek Puspa (Oma) ini adalah film musikal yang penuh dengan lagu-lagu ceria serta bermakna, ditambah dengan koreografi cantik yang membuat film ini memiliki warna tersendiri.

And it’s true! HangOut berkesempatan untuk menontonnya pertama kali pada Jum’at (19/8) kemarin. Filmnya menghibur, sukses membuat penonton tertawa, dan tentu ketika keluar bioskop kita akan puas menonton filmnya.

Ada beberapa fakta menarik yang perlu Anda tahu tentang film ini, sehingga Anda memang harus menontonnya. Berikut sejumlah faktanya!

1. Berbeda dari Tiga Dara

Meskipun secara umum ceritanya mirip dengan Tiga Dara, berkisah tentang cinta yang menghampiri ketiga dara, Gendis, Ella, dan Bebe, tapi ketika Anda menonton filmnya Anda (terutama bila sudah menonton Tiga Dara atau hasil restorasi 4K-nya) akan sadar bahwa Ini Kisah Tiga Dara cukup berbeda dengan film karya Usmar Ismail tersebut.

“Aku sendiri menonton film Tiga Dara itu satu kali. Karena aku nggak mau karakter yang aku perankan, Gendis, itu jadi mirip dengna di film aslinya. Karena film ini tuh baru dan berbeda dengan film lamanya,” jelas Shanty mengenai karakter dara tertua dalam film ini kepada para media di Plaza Indonesia XXI, Jum’at (19/8) lalu.

Penasaran ya apa bedanya? Tunggu tanggal mainnya 1 September nanti…

2. Kita diajak untuk menikmati pemandangan indah Maumere

Latar film ini adalah Maumere, Flores yang memiliki pemandangan indah. Dalam film ini kita akan diajak untuk menikmati pemandangan indah Maumere mulai dari gedung-gedung tua peninggalan Portugis sampai pemandangan laut yang memiliki pantai pasir putih dan laut yang benar-benar biru!

Shanty yang berperan sebagai Gendis akan tampil solo dalam salah satu adegan di film Ini Kisah TIga Dara
Shanty yang berperan sebagai Gendis akan tampil solo dalam salah satu adegan di film Ini Kisah TIga Dara

3. Ada adegan khas Tiga Dara yang muncul dalam film ini

Ada sebuah adegan khas Tiga Dara yang direalisasikan ulang dalam film arahan Nia Dinata ini. Adegan khas tersebut dimasukkan oleh teh Nia, lantaran adegan tersebut lah yang menjadi inspirasinya dalam membangun cerita dalam film ini.

“Adegan ini sangat khas ya dalam Tiga Dara, karena di sinilah cerita utama tersebut dimulai. Adegan ini yang paling aku ingat dan aku suka, karena ini khas banget. Kalau Anda sudah menonton Tiga Dara, pasti tahu lah ya adegan ini tuh jadi salah satu adegan yang khas dan legendaris dari film lamanya,” tutur teh Nia dalam konferensi pers Jum’at lalu.

4. Film ini untuk 21 tahun ke atas

Film ini memang sangat menarik untuk ditonton bersama keluarga, karena memang filmnya memiliki pesan moral yang baik untuk kita, adik kita, kakak kita, bahkan orang tua kita. Namun, film ini sendiri mendapatkan label “untuk 21 tahun ke atas” oleh Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia, karena ada beberapa adegan atau scene yang cukup “panas”.

“Tapi saya pikir, sebenarnya dengan label untuk umur 17 tahun juga sudah bisa sih seharusnya. Tapi LSF memberi label tersebut. Tapi yang Anda tonton barusan benar-benar potongan dari saya, murni tidak ada yang dipotong sama sekali. Mungkin ya, kalau untuk dilabeli 17 tahun ke atas, ada beberapa adegan yang dipotong,” tutur teh Nia mengenai label tersebut.

5. Terdapat dua lagu Tiga Dara yang diaransemen ulang

Bila Anda telah menonton film Tiga Dara Restorasi 4K tentu Anda akan familiar mendengarkan lagu khas berjudul Tiga Dara. Ya, lagu tersebut akan Anda dengarkan dalam aransemen ulang yang dinyanyikan ketiga dara baru ini bersama dengan eyang Titiek Puspa. Tapi ada satu lagu dalam film Tiga Dara lainnya yang juga khas diaransemen ulang di film ini. Tapi Anda harus menontonnya untuk mencari tahu lagu apa itu…

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Justin Bieber Gelar Konser di Singapura 7 Oktober Mendatang

Berkumpulnya Layang-layang Dunia di Sanur International Kite Festival 2017

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon

Photo Gallery: Belvedere Playground The Debut