Setiap seni yang dipamerkan tidak lupa untuk didokumentasikan oleh para pengunjung Art Stage Jakarta
Setiap seni yang dipamerkan tidak lupa untuk didokumentasikan oleh para pengunjung Art Stage Jakarta

Pameran seni premium pertama di Indonesia dengan format internasional, Art Stage Jakarta, membuka edisi perdananya pada 5 Agustus lalu di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel. Pameran ini merupakan ajang bagi masyarakat Indonesia untuk menikmati seni dari berbagai daerah di Indonesia dan juga berbagai negara.

Gelaran yang berlangsung 5-7 Agustus lalu merupakan batu loncatan bagi seniman kontemporer terbaik Indonesia untuk mendapatkan perhatian dunia. Ribuan orang yang datang dari berbagai kalangan dan juga mancanegara hadir dalam helatan ini.

Art Stage Jakarta merilis edisi perdana ini dengan menampilkan 49 galeri dari Indonesia dan luar negeri yang menampilkan beragam karya seni dari Indonesia dan juga berbagai belahan dunia.

Sebagai pameran seni eksklusif di Indonesia, Art Stage Jakarta sangat didukung oleh para kolektor terkemuka di Indonesia melalui keikutsertaan mereka dalam ajang ini pada Board of Art Patrons yang diketuai oleh Deddy Kusuma dan Board of Young Collectors yang diketuai oleh Tom Tandio.

Lorenzo Rudolf, selaku pendiri dan Presiden Art Stage Jakarta dan Art Stage Singapura, mengatakan bahwa dirinya berterima kasih kepada seluruh pelaku seni Indonesia yang mendukung jalannya acara ini. Mulai dari para kolektor, galeri-galeri yang ikut serta, para seniman, dan para pelaku seni professional lainnya.

“Ini telah menjadi perjalanan yang luar biasa bagi kami untuk bisa sampai pada tahap ini. Perjalanan ini dimulai pada 2008, ketika saya pertama kali diperkenalkan ke dalam dunia seni Indonesia oleh Deddy Kusuma. Hari ini, saya merasa senang karena dapat membalas budi dengan mempromosikan seni Indonesia ke kancah seni internasional melalui Art Stage Jakarta,” tutur Lorenzo.

LIHAT JUGA: Photo Gallery – Art Stage Jakarta 2016

A good way to show Indonesian arts

Pameran bertaraf internasional yang berlangsung selama tiga hari ini tidak hanya dihadiri para kolektor maupun seniman, tapi juga sejumlah orang ternama seperti aktris dan model cantik Laura Basuki, Maria Agnes, sampai ibu Sukmawati Soekarnoputri.

Ibu Sukma, sebagai salah satu penikmat karya seni mengatakan kepada HangOut bahwa, pameran premium ini sejatinya memang untuk menarik perhatian para penikmat seni sampai kolektor internasional.

“Saya kira pameran seperti ini sebenarnya sudah banyak ya di Indonesia. Tapi tetap pameran ini sebagai salah satu cara yang baik untuk memamerkan karya-karya seni para seniman Indonesia di mata dunia. Saya lihat banyak juga orang asing tadi melihat karya-karya seniman lokal kita. Itu bagus sekali,” tutur beliau mengapresiasi Art Stage Jakarta.

Acara pameran internasional ini tentu tidak luput mencuri perhatian sejumlah anak-anak muda yang artsy. Banyak juga anak-anak muda yang menyukai seni mulai dari yang biasa saja sampai yang benar-benar menjadi pelaku seni. Salah satu pengunjung bernama Debora, yang tidak begitu artsy mengatakan bahwa pameran ini membuatnya tiba-tiba mendadak jadi anak seni banget!

“Gue tiba-tiba jadi anak artsy gini, hahaha…” begitu kesan perempuan berkacamata ini.

“Ini keren-keren banget ya. Gue nggak nyangka aja ada pameran seni sebagus ini. Mulai dari negara-negara tetangga, sampai lokal-lokal ternyata banyak ya. Dan gue itu paling suka tadi pas masuk ke pameran lukisannya Affandi ya. Itu keren banget gitu,” tambah Debora.

Is it a photo or a painting, an awesome art from Kang Kang Hoon
Is it a photo or a painting, an awesome art from Kang Kang Hoon

Lain lagi dengan pengunjung pria bernama Alvin. Kru salah satu band indie asal Jakarta ini terlihat memperhatikan detail setiap seni yang ia perhatikan dengan saksama. Salah satunya karya Aditya Novali, di mana beragam gambar wajah orang-orang ternama atau orang penting digambar di kaca dan disusun menjadi sebuah kolase menarik.

“Ini kelihatannya dibikinnya pakai spidol ya. Digambarin satu-satu gitu dan terus disusun jadi kayak kolase begini. Jadinya menarik sih. Apalagi di kaca ya. Pameran ini oke banget sih, gue jadi inget band indie temen gue pernah kolaborasi sama seniman juga,” begitu kesan pria yang datang ke pameran ini dengan dandanan sedikit artsy.

Anda mungkin tertinggal pameran internasional ini. Dan kalau Anda benar-benar penasaran dengan pameran ini, Anda mungkin harus menunggu sampai Art Stage Jakarta tahun depan…

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon