Abenk Alter kini fokus pada seni visual, tapi bukan berarti dirinya meninggalkan dunia musik. (Foto oleh Satria Perdana)
Abenk Alter kini fokus pada seni visual, tapi bukan berarti dirinya meninggalkan dunia musik. (Foto oleh Satria Perdana)

“Hai bro, sampai juga ya akhirnya. Macet nggak?”

Begitu sapa pemilik nama Rizki Rizaldi Ranadireksa atau lebih dikenal sebagai Abenk Alter, ketika menyambut kami di rumahnya yang berada di bilangan Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Kamis (22/12) siang.

Saat memasuki rumahnya, ada sejumlah lukisan karyanya yang tertata rapi di dinding, tapi ada juga yang disandarkan. Setelah melihat sejenak beberapa karyanya, kami diajak untuk bersantai di ruang makan, sembari berbincang-bincang tentang apa yang tengah dilakukannya sekarang.

Akhir tahun ini merupakan momen yang baik untuk Abenk yang November lalu melepas lagu berjudul Aura sebagai single terbarunya. Lagu yang berbicara dan bercerita tentang anaknya ini usut punya usut ternyata memiliki kisah unik dalam penggarapannya.

“Seperti yang lo tahu, tadinya lagu tersebut masuk ke dalam album kompilasi Pop Hari Ini yang dirilis sama temen-temen Organic Records, bareng Maliq & d’Essentials juga kan. Kebetulan dan sebenernya sih lagu itu dibuatnya cepet kok dan memang gue diajak untuk bikin ilustrasi albumnya, jadi memang ngebut bikin lagunya,” terang penggemar franchise tersukses sepanjang masa Star Wars ini.

“Jadi lagu tersebut dibuat sama produser, temen juga namanya Randy MP. Bukan Randy Nidji kok, hahaha… Dia emang konsentrasinya di belakang layar sih, jadi ya mungkin banyak orang belum tahu juga. Jadi pas dapet proyek dari temen-temen Organic untuk ilustrasi cover, sekalian diajak isi lagu juga. Kebetulan ngikutin deadline dari cover juga, terus ya gue bikin lirik, Randy coba otak-atik, cepet kok cuma beberapa minggu, terus lagunya keluar deh. Dan bisa dibilang memang berbeda dengan lagu-lagu gue sebelumnya,” jelas Abenk panjang lebar.

Antara art dan musik

Berkonsentrasi di dunia seni, membuat Abenk terkadang sulit untuk menjawab sebuah pertanyaan ini, lebih memilih seni (art) atau musik?

Namun, jawabannya pun memuaskan.

“Itu pertanyaan yang baik dan sulit untuk dijawab ya. Kalau gue sih akan memilih seni visual ya. Karena dari visual gue akan bisa untuk membuat sebuah musik. Seperti Aura, gue membuatnya saat melihat anak gue si Aura dan membayangkan tentang dirinya dulu sebelum akhirnya gue tulis dan buat lagunya,” jawab mantan personel Soul Vibe ini.

“Lebih ke saling melengkapi sih sebenernya seni dan musik itu. Karena sejujurnya, untuk di musik gue akan melihat ke depan gue akan seperti apa. Ya, memang akan ada beberapa single baru yang mungkin akan menjadi album gue selanjutnya. Tapi untuk kapan album itu akan dirilis tentu gue belum bisa jawab, bisa tahun depan mungkin,” tambahnya.

Keseriusannya memilih fokus di seni visual memang terlihat dari berkurangnya intensitasnya manggung. Tapi bukan berarti dirinya akan meninggalkan dunia musik.

“Nggak kok, nggak ninggalin musik, tapi mungkin gue akan lebih banyak berada di belakang layar. Nggak menutup kemungkinan juga gue akan mengeksplor genre-genre musik lainnya juga sih,” aku pemilik single berjudul Lain Waktu ini.

Abenk turut berkontribusi membuat lagu untuk musisi lain. (Foto oleh Satria Perdana)
Abenk turut berkontribusi membuat lagu untuk musisi lain. (Foto oleh Satria Perdana)

Melanjutkan menulis lagu untuk musisi lain

Salah satu caranya aktif di belakang layar ya dengan menulis sebuah lagu. Baru-baru ini Abenk menulis sebuah lagu untuk DJ/Produser muda bernama Kurniawan Wicaksono atau yang dikenal sebagai Bleu Clair. Abenk menulis lagu untuk single pertamanya berjudul Mimpi Jadi Nyata yang dirilis dalam format bahasa Indonesia dan akan dirilis Januari mendatang.

“Waktu itu Bleu, si Kurni dateng ke gue untuk dibuatkan sebuah lagu dia, Mimpi Jadi Nyata. Di situ dia curhat panjang lebar soal mimpinya untuk jadi seorang musisi, sebagai DJ menjadi sebuah kenyataan. Waktu dia cerita ke gue pengen bikin lagu kayak gitu, dia curcol banyak sih, hahaha…” tuturnya.

BACA JUGA: Abenk Alter kembali dengan single berjudul Aura. Cek di lagunya di sini!

“Ya untuk membuat lagu ini seperti yang gue bilang tadi. Gue memvisualisasikan dulu diri gue sebagai Kurni. Tentang kisah hidupnya dan gue bener-bener membayangkan gue sebagai dirinya. Yang ternyata cukup pelik juga ya. Baru setelah itu gue bisa menulis lagunya dan Kurni bikin musiknya. Setelah dicek sama dia liriknya, baru deh kita buat bareng,” tambah pria yang suka hangout ke Ruci Senopati, Jakarta Selatan.

Sejauh ini Abenk mengaku mengikuti arus dan apa saja yang akan terjadi secara alamiah dalam karirnya ke depan. Tapi Ia juga mengaku memiliki tujuan atau goals-nya di tahun depan.

“Karena tetap harus ada tujuan mau apa ke depan. Tercapai atau tidaknya, setidaknya ada pegangan sih. Tapi ya semoga terwujud juga apa yang gue mau ke depan,” tandas Abenk yang kemudian mengajak kami untuk menikmati kopi di sore hari.

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Justin Bieber Gelar Konser di Singapura 7 Oktober Mendatang

Berkumpulnya Layang-layang Dunia di Sanur International Kite Festival 2017

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon

Photo Gallery: Belvedere Playground The Debut