Treasuri dan Louisa masih menyimpan sedikit kesedihan setelah tersingkir dari The Amazing Race Asia musim ke-5 dengan cara yang tidak menyenangkan.
Treasuri dan Louisa masih menyimpan sedikit kesedihan setelah tersingkir dari The Amazing Race Asia musim ke-5 dengan cara yang tidak menyenangkan.

Bagi Anda yang mengikuti program reality competition show yang tayang di AXN, The Amazing Race Asia Season 5 yang tayang setiap Kamis jam 9 malam, tentu tahu bahwa Treasuri dan Louisa, tim Indonesia terakhir yang ikut serta acara ini harus tersingkir dengan cara yang sangat tidak menyenangkan.

Ya, Treasuri dan Louisa harus tersingkir dengan cara “kotor” para tim lawan, yang sebelumnya menjadi kawan.

“Kami seharusnya menang! Kami memiliki kemampuan untuk menang, tapi kami tidak memiliki keberuntungan. Kecewa iya, sedih iya, ya gimana karena kami tidak menyangkan kalau harus tersingkir dengan cara yang seperti itu,” seru Treasuri setelah tereliminasi dari episode The Amazing Race Asia Musim Ke-5.

Tim favorit dan unggulan yang diperkirakan akan menjadi pemenang di musim ini, Treasuri dan Louisa yang merupakan perwakilan dari Indonesia, telah unggul di beberapa babak pertandingan ini dengan menduduki posisi pertama empat kali dari sembilan babak di Pit Stop.

Namun, karena dianggap sebagai ancaman terbesar oleh tim yang tersisa, Tim Filipina, Eric dan Rona serta Parul dan Maggie, memutuskan untuk memperlambat mereka dengan memberikan Yield dan U-Turn, yang pada akhirnya memberikan mereka hambatan di babak kedua dari terakhir ini, dan sayangnya tugas tambahan tersebut berhasil memperlambat Treasuri dan Louisa.

“Tim kami dianggap sebagai tim yang kuat oleh tim lain sehingga mereka bersatu untuk melawan kami.” kata Louisa. “Sesaat setelah kejadian itu, kami merasa dikhianati tetapi ini adalah pertandingan dan sah-sah saja bagi mereka untuk melakukan itu. Namun kami tidak ada rasa dendam terhadap mereka.”

Di The Amazing Race Asia Musim Ke-5, Yield memperbolehkan satu tim untuk memaksa satu tim lain untuk berhenti bertanding dalam sejumlah waktu yang telah ditentukan, sementara U-Turn memaksa tim lain untuk menyelesaikan dua tantangan Detour daripada hanya menyelesaikan satu tantangan saja.

Namun meskipun sudah diperlambat, Treasuri dan Louisa bekerja sama dengan baik untuk menyelesaikan seluruh tantangan yang diberikan dan menemukan diri mereka hanya berada 10 menit di belakang Yvonne dan Chloe, tim kedua dari terakhir.

“Kami terus memotivasi diri kami sendiri untuk tidak boleh menyerah, dan semua hal pasti dapat terjadi,” kata Louisa.

“Kami sangat bangga dengan performa kami selama di Pertandingan ini. Kami satu-satunya tim di musim ini yang empat kali menduduki posisi pertama,” tambah Treasuri.

“Kami harap Indonesia bangga dengan kami!” seru Louisa. “Saya dan Treasuri sangat menikmati gejolak di kompetisi ini dan kami sudah berupaya sebaik mungkin.”

Padahal sebelumnya mereka berdua menganggap kompetitor mereka tersebut sebagai teman. Salah satunya Eric dan Rona. Karena mereka seringkali bertemu dan berbicara satu sama lain, dan bertukar cerita.

“Itu karena aku sama Rona kan housewife juga ya, jadi bisa deket. Namun nggak nyangka aja sih kalau mereka berdua malah seperti mengkhianati kami aja,” tambah Louisa mengenang.

Semua Yang Perlu Diketahui Tentang Djakarta Warehouse Project 2017

Homeshake Akan Menyambangi Jakarta Pada Januari 2018!

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon