Lama tak terdengar. 70s Orgasm Club hadir kembali dengan membawa banyak hal baru. Apa aja yha ? Oke, pelanpelan kita lucuti.

Pertama, mulai saat ini trio rock asal Bandung ini sudah tidak lagi menggunakan nama 70’s Orgasm Club. Mereka memilih identitas baru sebagai 70sOC (dibaca: seventis o see). Belum ada penjelasan apa-apa nih, untuk perubahan nama.

Kedua, Anto Arief yang sempat terkatung-katung sendiri, pasca dua personil yang lain memilih untuk berhenti ngband. Akhirnya kini menemukan dua orang sebagai gantinya. Adalah Gantira Sena (drum) dan Galant (bas), mereka berdua sebelumnya punya band juga lho! Deugalih & Folks namanya.

Ketiga, 70sOC rilis single terbaru judulnya “Nongkrong 70”. Menurut mereka lagu tersebut diciptakan untuk, “menangkap tren dan gaya hidup di kalangan subkultur anak muda yang menggilai gaya hidup era keemasan musik yaitu dekade 70an.”

Keempat, trio rock ini pun meninggalkan blues rock yang biasa mereka mainkan. Kini, (khususnya di single terbaru) mereka mencoba untuk lebih funk. Sehingga pada akhirnya 70sOC di bantu oleh beberapa musisi seperti Faishal M. Fasya pada kibor dan Brury Effendi pada trumpet.

Kelima, 70sOC mulai menggunakan bahasa Indonesia dalam penulisan lirik. Hal ini diakui Anto Arief (selaku penulis lirik) sebagai sebuah tantangan baru, menyanyikan lirik Indonesia dalam balutan funk 70an.

Keenam, yaps! sebuah penantian yang cukup panjang, setelah album Supersonicloveisticated rilis 2011 lalu. Band bentukan 2004 ini, akhirnya akan segera meluncurkan album penuh terbaru, dengan judul Electric Love yang akan dirilis oleh Demajors.

Anyway, ditunggu album terbaru dan juga jadwal manggungnya. Sukses 70sOC.

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Jakarta Culinary Feastival Bergulir Mulai Kamis Ini

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon