(Foto: NN)

Sudah menjadi rahasia umum apabila Inggris menjadi barometer musik dunia. Tak sedikit pula musisi yang lahir dari tanah Britania Raya ini, sebut saja The Beatles, The Rolling Stones, Sex Pistols, The Smith, The Stone Roses, Black Sabbath, Manic Street Preachers, The Cure, OASIS, Blur, Muse, Artic Monkey, dsb, adalah nama-nama yang ikut andil dalam perkembang musik hingga sekarang.

Maka tak heran apabila musik menjadi hal yang tak terpisahkan dalam gaya hidup masyarakat di sana. Di tengah fenomena transaksi musik digital melalui platform seperti iTunes, Deezer, dan Spotify, ternyata tak menggoyahkan bisnis records store. Terbukti pada 2013 lalu penjualan album vinyl (piringan hitam. Red) mencapai angka terbesar dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Menurut British Phonograpic Industry (BIP) dan Official Charts Company, kurang lebih 780.000 album vinyl terjual pada tahun 2013.

Dari catatan situs recordsstoreday.com, Inggris memiliki total 228 records store yang tersebar di beberapa penjuru kota. Tentu kamu yang senang musik dan mengkoleksi vinyl tidak perlu takut kehilangan arah tujuan untuk berbelanja di sana. Dan, HangOut telah merangkum delapan records store yang wajib kamu kunjungi jika sedang plesiran ke Inggris.

JUMBO RECORDS (http://www.jumborecords.co.uk/)
Records store satu ini sudah berdiri sejak tahun 1972 di Leed’s Queens Arcade, sebelumnya mereka berada dalam komplek perbelanjaan Merrion Centre. Keputusan pindah dipilih karna persoalan ruang yang terlalu sempit. Hingga pada akhirnya, mereka menetap di komplek perbelanjaan St. Johns Centre, Leeds.
Sudah dalam beberapa tahun terakhir toko ini selalu mengadakan pertunjukan musik, beberapa musisi seperti Hot Chip, We Are Scientists, dan Lily Allen pernah main di sana.

BANQUET RECORDS (http://www.banquetrecords.com/)
Ini adalah toko musik sekaligus label rekaman yang berdiri pada tahun 1973 di daerah Kingston upon Themes atau lebih tepatnya di 52 Eden Street. Beberapa rilisan dari label independen seperti 4AD, Matador, Rough Trade, XL Recordings dapat ditemukan di sana.

Beberapa kali toko ini menjadi tuan rumah untuk pertunjukan dari New Slang, Foals, Laura Marling, dan The Vamps.

ALL AGES RECORDS (http://www.allagesrecords.com/)
Jika kalian penggemar musik Punk dan Hardcore, toko musik yang berada di daerah Camden, London ini perlu dikunjungi. Ditempat inilah surga dunianya penggemar punk hardcore karena selain menjual vinyl, mereka juga menjual t-shirt, fanzine, buku, patche, dan tiket gig.

SPILLERS RECORDS (http://www.spillersrecords.co.uk/)
Didirikan oleh Henry Spiller pada tahun 1894 di Queen’s Arcade, Cardiff, awalnya toko ini hanya menjual phonographs dan perangkatlain yang menjadi penunjangnya. Barulah pada 1920, toko ini menjual berbagai macam instrument musik, hal itu setelah kepemilikan jatuh pada anak lelaki Henry yang dibantu Joe Gregory.
Karena bisnisnya sudah mulai berjalan lancar, pada 1940 toko ini pindah ke The Hayes dengan ukuran yang lebih besar dan hal tersebut bertahan hingga 2010. Sebelum pada akhirnya memutuskan pindah secara tetap ke sudut jalan The Morgan Arcade 27.
Spillers Records juga disebut-sebut sebagai toko musik tertua di dunia. Disana dapat dijumpai beragam jenis musik pra-rekaman dan vinyl tua.

GOOD VIBRATIONS
Mungkin diantara nama-nama diatas toko ini yang paling sederhana namun memiliki cerita yang menarik. Didirikan oleh Terri Hooley -seorang pencinta musik, idealis, radikal dan pemberontak- pada tahun 1970 di Belfast. Hooley sendiri cukup berperan dalam mengembangkan skena punk rock di Belfast.
Sayangnya saat ini toko musik ini diambang kebangkrutan dan termasuk dalam kategori toko rekaman termiskin di kota itu. Sepak terjang Hooley dapat disaksikan secara fantastis dalam film dengan judul yang sama dengan nama toko, yang dirilis pada 2013 lalu.

POP RECS LTD (http://poprecsltd.com/)
Toko musik ini berdiri berkat ide cemerlang sekelompok pemuda Sunderland yang tergabung dalam band, Frankie & The Heartstrings. Mereka mendirikan toko untuk menunjang promosi album kedua The Days Run Away.
Selama satu tahun kemudian, toko ini berhasil berkembang dengan baik, juga berhasil menjadi rumah bagi setiap pameran seni. Ditempat itu pula sering kali mengadakan pertunjukan musik, beberapa nama yang pernah tampil antara lain: Maximo Park, The Ordinary Boys, dan Franz Ferdinand.

SOUND IT OUT RECORDS (http://www.sounditoutrecords.co.uk/)
Jika berkunjung ke Yarm Street di area Stockton on Tees, tanyakan hal apa yang berharga bagi penikmat musik di sana ? Jawabannya adalah Sound It Out Records. Toko musik tersebut berhasil menjadi titik kumpul masyarakat dengan latarbelakang musik yang berbeda, mulai dari metal, hip-hop, rock, dll berjumpa di sana. Jeanie Finlay dengan sangat baik berhasil menangkap betapa pentingnya toko tersebut untuk penduduk setempat dalam film dokumenternya berjudul sama dengan nama toko.

ROUGH TRADE EAST (http://www.roughtrade.com/)
Salah satu toko musik terbesar yang ada di Inggris. Disebut juga sebagai “The Daddy of UK record shops”. Toko yang terletak di 91 Brick Lane, London tersebut, lebih dari sekedar toko. Disana sering juga menjadi tuan rumah bagi pertunjukan musik, pemutaran film, dan talk show tentang film, musik, dan sastra. Rought Trade East adalah saudara termuda dari Rough Trade West.

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Justin Bieber Gelar Konser di Singapura 7 Oktober Mendatang

Berkumpulnya Layang-layang Dunia di Sanur International Kite Festival 2017

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon

Photo Gallery: Belvedere Playground The Debut