Aromaterapi. (Ilustrasi oleh NN)

Ada pepatah yang mengatakan bahwa ‘ibukota lebih kejam daripada ibu tiri’. Pepatah tersebut sebagai anekdot dari betapa kerasnya menghidupi diri di dataran Jakarta. Meski begitu tetap saja Jakarta menjadi pilihan tak sedikit orang untuk mencari uang. Pada satu kesempatan Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat menyebutkan pertumbuhan pendatang baru ke Jakarta selalu mengalami kenaikan. Pada tahun 2015 misalnya, angka pendatang baru cukup tinggi yakni mencapai 70 ribu orang.

Kepadatan penduduk tersebut yang membuat persaingan dunia kerja semakin ketat. Yang kemudian berdampak pada beberapa hal, khususnya tingkat stress penduduknya. Catatan sipil DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.33 juta atau 95.000-285.000 orang mengalami stress. Jumlah tersebut mencapai 14 persen dari total penduduk Jakarta.

Tingkatan stress yang mendera warga Jakarta bahkan sudah memasuki tahap kritis, melebihi stadium 5 dari skala 1-10. Berdasarkan penelitian terhadap pasien Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Jakarta pada 2007 angka stress sebanyak 1,4 juta jiwa atau satu dari empat warga mengalami stress.

Harus pintar-pintar untuk mengatasi stress. Berikut ini HangOut akan memberitahu kepada kalian beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menanggulangi stress.

1. Sibukan Diri Dengan Hobi

(Ilustrasi oleh NN)

Lakukanlah hobi mu yang menyenangkan itu. Sebab hobi merupakan suatu kegiatan yang dapat membuat pikiran mu tenang. Lakukanlah dengan tujuan untuk bersenang-senang maka akan menjadi pelipur lara dan pembawa bahagia bagi pikiran juga jiwa.

2. Berkomunikasi

(Ilustrasi oleh NN)

Tentu inilah sifat paling mendasar dari manusia yakni sosialisasi. Jumpai kawan-kawan mu dan mulailah sebuah percakapan. Saling bertukar cerita, akan meringankan bebas dan mengatasi stress.

3. Pijat Supaya Rileks

(Ilustrasi oleh NN)

Orang yang melakukan aktivitas pemijatan akan mendapatkan kualitas tidur yang baik . Tekanan darah pun akan normal dan stress berkurang. Hal tersebut karena terjadinya perubahan biokimia dalam tubuh setelah mendapat sentuhan tangan.

4. Olahraga

(Ilustrasi oleh NN)

Aktivitas olahraga seperti berenang, jalan sehat, lompat tali, ataupun berbagai olahraga outdoor mampumeredakan emosi negatif seperti stress pada diri seseorang. Dengan berolahraga hormon serotin akan keluar dalam tubuh dan seseorang merasa senang.

5. Tertawa

(Ilustrasi oleh NN)

Ternyata dengan tertawapun mampu membawa efek meringankan stress. Coba deh tertawa 5 hingga 10 menit maka zat endorphine, serotin, dan metanonimakan keluar dalam tubuh mu. Tiga zat itu yang membuat tubuh akan menuai rasa tenang. Selain itu, tertawa mampu membuat sistem imun pada tubuh loh.

6. Menyalahkan Aromaterapi

Aromaterapi ini hubungannya dengan sistem limbik di otak manusia, fungsinya sebagai pusat kendali emosional. Aromaterapi bisa merangsang emosi manusia. Pilih beberapa aromaterapi seperti lavender, melati, mawar, minyak bergamot, dll untuk menuai rasa tenang dan meringankan stress kalian.

7. Melakukan Seks

(Ilustrasi oleh NN)

Bagi yang sudah suami-istri tentu hal ini bisa dilakukan. Sebab ternyata berhubungan intim itu cukup efektif, dapat menyeimbangkan kesehatan emosi dengan kesehatan mental. Dengan melakukan seks, zat endorfin dapat keluar juga, sehingga tubuh menjadi rileks dan segar. Namun kembali lagi, seks harus dilakukan secara aman, bertanggung jawab, dan tentunya harus menyenangkan.

Semua Yang Perlu Diketahui Tentang Djakarta Warehouse Project 2017

Homeshake Akan Menyambangi Jakarta Pada Januari 2018!

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon