Afgansyah Reza berswafoto bersama para pemenang Perfect Selfie Hunt. (Foto: official)

Aktivitas selfie atau swafoto bukan lagi menjadi hal yang tabu dikalangan masyarakat millennial. Semua lapisan masyarakat rasanya senang melakukan swafoto, selain memang untuk mengabadikan sebuah moment berharga dalam hidup mereka. Oleh karena itu Vivo Smartphone menyelenggarakan kompetisi swafoto bertajuk Vivo Perfect Selfie Hunt pada 21 April lalu.

Kenny Chandra, Product Manager PT Vivo Mobile Indonesia, yang juga penggemar fotografi mengatakan, “Era telah berubah. Saat ini kita memanfaatkan smartphone untuk mengabadikan semua momen, termasuk selfie. Kompetisi ini tidak hanya mendukung penggemar selfie di seluruh Indonesia tetapi juga mendorong konsumen untuk percaya diri menjadi fotografer hanya dengan menggunakan Vivo V5Plus, smartphone pertama di dunia yang memiliki dua kamera depan 20MP + 8MP dan dilengkapi fitur canggih seperti efek Bokeh dan Selfie Softlight yang akan membawa pengalaman selfie Anda ketingkat yang lebih tinggi.”

Setelah 17 hari proses seleksi online, para juri memilih 20 finalis kreatif untuk menunjukkan kepiawaiannya dalam menangkap momen perfect selfie di babak final. 20 peserta yang terpilih berkesempatan mengikuti sesi talk show bersama dua juri fotografer profesional, yakni Nicoline Patricia Malina dan Arbain Rambey, serta Kenny Chandra. Penjurian terakhir berlangsung di Artotel Thamrin, Jakarta. Pada kesempatan tersebut para finalis diajak untuk berburu selfie bertema Kartini.

Nicoline Patricia Malina, Fotografer Profesional, mengatakan “Selfie kini memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi generasi millennial khususnya perempuan. Dengan selfie kita tidak hanya sekedar mendefinisikan kecantikan dan gaya hidup semata, tetapi menumbuhkan rasa percaya diri dalam menunjukkan kemampuan photography untuk menangkap perfect moment serta merepresentasikan kebebasan berekspresi sehingga dapat menginspirasi dan membawa dampak positif bagi orang lain. Sementara itu, Arbain Rambey, Fotografer Profesional, menyampaikan “Baik kamera profesional dan smartphone, keduanya bisa menghasilkan hasil foto yang berkualitas. Namun smartphone lebih bisa dimanfaatkan untuk selfie. Diperlukan teknik khusus agar angle lebih menarik dan perhatikan harmonisasi antara objek dan latar belakang agar menciptakan visual yang bercerita.”

Pada kesempatan sore itu, peserta ditantang untuk menghasilkan selfie berkualitas, unik serta harus mampu mengatasi tantangan yang membatasi kreativitas saat selfie. Selain berdiskusi secara langsung, finalis juga mendapatkan pengalaman baru mengeksplorasi selfie dan smartphone photography menggunakan Vivo V5Plus, seperti pencahayaan, komposisi foto, edit foto serta memaksimalkan fitur kamera pada smartphone. “Dengan teknologi terdepan pada Vivo V5Plus kami juga ingin memberikan pengalaman crystal clear selfie dengan hasil yang berkualitas. Kami percaya dengan dual front camera beresolusi 20MP + 8MP yang dimiliki oleh Vivo V5Plus dilengkapi dengan efek Bokeh dan shot-­refocus serta selfie softlight akan dapat memberikan pengalaman smartphone photography terbaik,” tambah Kenny.

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Justin Bieber Gelar Konser di Singapura 7 Oktober Mendatang

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon

Photo Gallery: Belvedere Playground The Debut