Memang bukan satu hal yang mudah untuk bisa mendokumentasikan pemandangan alam atau satwa liar kedalam satu gambar yang indah dan bisa ‘bercerita’ kepada penikmatnya. Tapi, lain ceritanya untuk beberapa fotografer alam liar berikut ini. Mereka dengan mudahnya menangkap momen dan menuangkannya ke dalam foto yang sangat bagus. Penasaran siapa saja?

1. Sam Hobson

Source: http://www.samhobson.co.uk/

Sempat memenangkan beberapa penghargaan di berbagai kompetisi fotografi, pria bernama lengkap Samuel George Hobson ini juga menjadi salah satu finalis Wildlife Photography of the Year di tahun 2014 dan 2016. Ia terkenal dengan karyanya yang sebagian besar menggambarkan kehidupan rubah merah di Bristol, Inggris. Karya-karyanya sering dimuat di majalah, buku, dan surat kabar internasional.

2. Scott Portelli

Source: portelli.com

Jika Sam terkenal akan karya rubah merahnya, berbeda lagi dengan Scott Portelli yang berhasil mengabadikan sekelompok giant cuttlefish yang berkumpul saat musim dingin di perairan dangkal di Upper Spencer Gulf Australia Selatan untuk kawin dan bertelur sekali dalam seumur hidupnya. Ini adalah saat di mana para pejantan saling berlomba mencari tempat terbaik untuk bertelur dan menarik lawan jenisnya dengan cara berganti warna kulit.

3. Lance van de Vyver

Source: http://www.timeslive.co.za/

Lance van de Vyer berhasil mengabadikan seekor Pangolin atau yang kita kenal dengan nama trenggiling yang berhasil mengelabui seekor singa di Tswalu Kalahari, Afrika Selatan, dengan cara menggulung badannya.

4. Iago Leonardo

Source: http://www.nhm.ac.uk/

Tidak hanya trenggiling, invisible fish juga memiliki strategi untuk menghindar dari predator. Ikan bermulut rendah dan bermata lebar ini mampu berkamuflase dengan memanfaatkan trombosit dalam sel kulitnya untuk memantulkan cahaya yang terpolarisasi dan membuat warna tubuhnya menyerupai air laut, sehingga predator tidak dapat melihatnya. Mungkin trik ini bisa mengelabui para predator, tapi tidak bagi Iago Leonardo yang berhasil mengabadikan penampakan indah sang invisible fish ini. Well done, Iago!

5. Alexandre Hec

Source: Reddit

Pengalaman yang lebih menantang pernah dialami oleh Alexandre Hec, seorang fotografer alam liar asal Perancis, yang berhasil mengabadikan semburan lava panas dari gunung berapi Kilauea, Hawaii, yang merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di dunia dengan suhu lavanya yang mencapai 1000 derajat celcius. Lava ini mengalir kelautan kemudian berkondensasi dan menyebabkan terjadinya kabut asam atau hujan.

6. Tim Laman

Source: http://www.nhm.ac.uk/

Last but not least ada Tim Laman, pemenang utama dari ajang bergengsi di dunia fotografi, Wildlife Photography of the Year di tahun 2016 lalu. Keenam karyanya bercerita seputar ancaman kepunahan orangutan Borneo yang hidup di hutan hujan Indonesia. Salah satu karyanya yang paling mutakhir memperlihatkan seekor orangutan jantan berusia 30 tahun yang sedang memanjat pohon di Taman Nasional Gunung Palung, Kalimantan. Butuh waktu tiga hari bagi Tim untuk memanjat dan menentukan posisi terbaik demi mendapatkan gambar yang sempurna dengan menggunakan kamera GoPronya. What an incredible shot, Tim!

As most people say, practice makes perfect, will you be the next world greatest wildlife photographer? Nothing is impossible as long as you earn it with work hard, guys!

 

 

 

 

 

 

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon