Beberapa hari belakangan ini, kamu pasti sadar ada satu virus yang sedang booming bernama Ransomware WannaCrypt. Berita mengenai virus ini banyak disebarluaskan melalui berbagai sumber termasuk aplikasi chatting dan social media, dan tentu saja banyak yang beranggapan bahwa berita tersebut hanyalah hoaz belaka. Tapi perlu dicatat bahwa berita mengenai virus ini bukan hoax, ancaman yang cukup berbahaya ini memang nyata! Apa sebenarnya yang dimaksud dengan virus ini? Bagaimana cara mengatasinya?

Pertama-tama, virus ini sebenarnya bukanlah hal baru, bahkan Ransomware memang sudah “beroperasi” semenjak dua sampai tiga tahun yang lalu. Tapi memang dalam beberapa minggu terakhir, virus ini seakan meledak dan telah memakan banyak korban. Sejauh ini tercatat sudah lebih dari 75 ribu korban yang terkena virus ini, yang berlokasi pada lebih dari 90 negara di seluruh dunia.

Komputer yang terinfeksi ransomware WannaCrypt akan menerima semacam  pesan di layarnya, pesan tersebut akan meminta tebusan bila ingin data yang ‘disandera’ dibebaskan.pada intinya meminta tebusan bagi pemilik komputer jika ingin mendapatkan data miliknya dibebaskan kembali. Menurut berbagai sumber, pelaku meminta tebusan setidaknya USD 300 dalam bentuk Bitcoin untuk tiap komputer yang terinfeksi. Nilai tebusan pun bisa bertambah kalau dalam batas waktu tertentu tuntutan tidak dipenuhi. Scary right?

Meski masih simpang siur, kebanyakan korban dari virus ini memang lebih banyak tertuju pada sistem operasi Windows, namun memang beberapa sumber menyebut bahwa virus juga sudah mulai menyerang sistem operasi Linux dan juga OS X milik Apple.

Akibat jumlah korban yang terus bertambah, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Indonesia juga telah merilis berbagai tanggapan dan tips mudah yang bisa kita lakukan untuk mencegah virus ini. Menurut Kepala Pusat Studi Forensika Digital Universitas Islam Indonesia, Yudi Prayudi, ada beberapa tips mudah yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengetasi virus yang sangat mengganggu ini.

Hal terpenting untuk mengatasi Ransomware adalah melakukan backup data kemudian simpan di tempat terpisah secara reguler. Sementara untuk pencegahan, lakukan  regular update anti virus yang terpasang serta terus melakukan update dari aplikasi lainnya. Hal ini lebih penting bagi mereka yang menggunakan sistem operasi Windows agar celah keamanan yang terdapat pada versi rendah dapat segera ditutupi pada versi terbaru dari anti virus.

Jadi bagi kalian yang belum melakukan pencegahan, lakukanlah langkah-langkah mudah diatas. Memang harus diakui berita mengenai virus ini masih cukup simpang siur, namun bisa dipastikan bahwa virus ini memang nyata, not a hoax. Jadi tidak ada salahnya kan untuk melakukan pencegahan? Better be safe than sorry!

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon