Pirates of the Caribbean: Salazar’s Revenge tentu sudah tayang dan meninggalkan kesan tersendiri bagi yang menyimaknya. Akhirnya Kapten Jack Sparrow bertindak semakin menyenangkan setelah 13 tahun berkarir.

The Walt Disney Studios bersama Jerry Bruckheimer sebagai produser berhasil membawa nuansa baru, namun tetap konsisten mempertahankan elemen utama yang menjadi keunggulan dalam film tersebut, yaitu fantasi, aksi, komedi, dengan sedikit sentuhan supernatural.

Berikut deretan fakta menarik tentang film Pirates of the Caribbean: Salazar’s Revenge yang perlu kamu ketahui:

1. Untuk membuat kesan tua para kostum yang dibuatnya, sang penata busana Penny Rose dan timnya harus berinovasi dengan berbagai teknik, seperti memasukkan baju-baju tersebut dengan kerikil ke dalam adukan semen, merusaknya dengan parutan keju, atau bahkan menggunakan blow torch (penyemprot api).

2. Aktor muda berbakat Brenton Thwaites yang berperan sebagai Henry merupakan penggemar film Pirates of the Caribbean sejak kecil. Ia sangat senang saat mendapat peran utama dalam film tersebut, apalagi, lokasi pengambilan gambarnya sebagian besar dilakukan di kampung halamannya di Queensland, Australia.

“PIRATES OF THE CARIBBEAN: DEAD MEN TELL NO TALES”..The villainous Captain Salazar (Javier Bardem) pursues Jack Sparrow (Johnny Depp) as he searches for the trident used by Poseidon…©Disney Enterprises, Inc. All Rights Reserved.

3. Sebelum bermain dalam Pirates of the Caribbean: Salazar’s Revenge, Javier Bardem telah menjadi salah satu pengunjung tetap di lokasi pengambilan gambar Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides. Istri Javier Bardem, Penelope Cruz, berperan sebagai Angelica – sosok bajak laut yang membantu Kapten Jack Sparrow dan mantan kekasihnya.

4. Botol rum ikonik milik Kapten Jack Sparrow merupakan barang antik dari abad ke-18. Sedangkan, payung-payung renda yang ada dalam film tersebut adalah buatan tangan seorang nenek berusia 70 tahun dari Brisbane.

5. Di Hastings Point, salah satu lokasi pengambilan gambar yang terletak di seberang perbatasan Queensland, para pemain dan kru film mendapat sambutan spesial dari klan Goobjingburra yang merupakan bagian dari masyarakat Bundjalung, orang-orang yang telah menjaga tanah tersebut selama ribuan tahun.

6. Tim produksi membutuhkan waktu 15 jam setiap harinya selama satu minggu dengan 42 orang pekerja untuk membuat satu kostum Shansa.

7. Aktor Javier Bardem yang memerankan Kapten Salazar harus menghabiskan waktu dua sampai tiga jam setiap harinya untuk dirias, sedangkan Golshifteh Farahani yang memerankan sosok penyihir laut misterius Shansa butuh empat sampai lima jam untuk menyelesaikan riasannya.

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon