Here’s the case, you can finally watch a movie that you’ve been waiting for, and this time it’s so much more than just a regular movies that you’ve watched. Jadi apa hal baru dari ScreenX yang membedakannya dari layar bioskop lain?

Kamu sudah terbiasa menonton film blockbuster kesayanganmu dalam layar lebar, 3D, bahkan 4D, and now you know you want something more than just a wide screen. Kabar baiknya, for the first time in Indonesia, CGV Cinemas yang sudah mengibarkan sayapnya di kancah perfilman Indonesia sejak tahun 2004 ini, hadir dengan terobosan teknologi terbarunya yang langsung dihadirkan dari Korea yaitu, ScreenX ke Indonesia.

Jadi teknologi baru seperti apa? Bukan hanya layar utama di bagian depan, kini CGV Cinemas juga memanfaatkan sisi kiri dan kanan dalam ruang teater bioskop untuk dijadikan bagian dari layar tontonanmu. Disini, kamu bisa merasakan langsung seperti apa sensasi menonton film yang sudah kamu tunggu-tunggu dalam auditorium multi proyeksi 270 derajat dengan tampilan yang panoramic, well, it’s literally beyond the screen. Seperti apa yang sudah kami rasakan langsung, saat menonton film Disney pertama yang dirilis secara global dalam pilihan ScreenX, Pirates of the Caribbean: Salazar’s Revenge, yang terasa jauh lebih seru! Tentunya karena kita bisa menyaksikan aksi the legendary Captain Jack Sparrow mengarungi lautan luas bersama kapal Black Pearl nya yang kali ini terasa semakin luas, karena efek surrounding lautan, dan pulau-pulau yang masih terpapar hingga screen kanan dan kiri studio. And who knows, kedepannya kamu bisa menyaksikan lebih banyak lagi film yang secara khusus dibuat dalam format ScreenX dan mampu menyajikan sisi-sisi visual lain dari film, hingga pengalaman menonton rekaman konser layaknya menonton secara live bersama ribuan fans.

Lalu bagaimana dengan film regular yang tidak dibuat dengan format ScreenX? Kehadirannya yang terbilang baru, yaitu sejak 2012 di negara asalnya, Korea Selatan sudah menarik begitu banyak bisnis periklanan hingga film maker, yang kemudian menghasilkan beberapa film yang memang mengandalkan kelebihan ScreenX dengan panoramic view yang menarik dan mendukung alur cerita serta aksi-aksi para aktor, seperti pada film King Arthur: Legend of the Sword, Train to Busan, The Great Wall, Operation Chromite, The Himalayas dan BIGBANG MADE The Movie yang menyuguhkan experience menonton rangkaian rekaman konser dengan cara yang baru. Namun untuk film-film yang memang belum digarap dengan format ScreenX, tidak menutup kemungkinan untuk tetap ditayangkan di teater ScreenX, karena teknik editing dari pihak CGV Cinemas yang mampu memberikan efek panoramic tersendiri, serta CGV Cinemas pun membuka kesempatan bagi para filmmaker untuk ikut bergabung dengan project ScreenX dan memberikan sensasi menonton yang baru dan lebih seru bagi para penggemar film.

Berkisar dari Rp 60,000,- hingga Rp 90,000,- pada akhir pekan, ScreenX yang sudah hadir di 119 lokasi di seluruh dunia, meliputi Korea, China, Thailand, Vietnam, Turki, Amerika Serika, kini sudah bisa kamu nikmati di CGV Cinemas Grand Indonesia. And in the future, masih ada misi 1000 layar ScreenX yang akan terus memberikan hiburan tanpa batas dan memukau penonton di seluruh dunia hingga tahun 2020 mendatang. It is totally getting better and better!

Oleh: Vinny Vindiani.

Foto: Dok. CGV Indonesia

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon