Kalian pasti sering menjumpai sejumlah restoran bintang lima yang menyajikan makanan dalam porsi kecil namun dibanderol dengan harga selangit. Ternyata itu bukan tanpa alasan, karena kadang bahan utamanya sendiri bisa sangat mahal dan sulit untuk didapatkan. Ingin tahu apa saja alasan lainnya? Yuk, simak ulasannya berikut ini!
Photo source: DoubleTree – Hilton
1. Harga Bahan Makanan yang Cukup Mahal
Mungkin inilah alasan paling umum kenapa kebanyakan restoran menyajikan menu makanannya dalam porsi kecil. Yup, apa lagi kalau bukan harga bahan makanannya yang cukup mahal karena kualitasnya yang tinggi  dan juga kadang sulit untuk didapatkan. Contohnya adalah caviar yang kita tahu harganya bisa mencapai Rp 2 juta bahkan Rp 6 juta per 500 gram, tergantung pada jenis yang diinginkan. Ya, meskipun kita tidak mungkin makan caviar satu mangkuk, tetap saja harganya mahal.
2. Small is Elegant
Tidak semua orang akan mengunjungi restoran mewah setiap saat, karena biasanya mereka hanya akan berkunjung dan makan mewah hanya saat ada perayaan atau acara tertentu seperti pertemuan bisnis, acara ulang tahun, atau makan malam romantis di mana pengunjung akan datang dalam balutan busana yang rapi dan indah. Nah, untuk mengurangi kemungkinan buruk yang tidak diinginkan, seperti kekenyangan, mulut penuh dengan makanan, baju kotor karena makanan, atau harus terburu-buru ke toilet karena ingin buang air besar akibat kekenyangan, maka restoran menyajikan makanan dalam porsi kecil. Selain itu, banyak juga yang beranggapan bahwa “small is elegant”. Bagaimana kalau menurut kamu?
3. Desain dan Seni
Keindahan penampilan makanan juga menjadi alasan di balik sedikitnya porsi makanan yang disajikan oleh restoran mewah. Misalnya saja, ketika kamu pergi ke restoran dan memesan menu udang, maka siap-siap saja untuk menjumpai satu piring berukuran besar yang diisi hanya dengan satu atau dua ekor udang berukuran kecil di bagian tengah atau pinggir piring, lalu dihias dengan bahan lainnya dan dipercantik dengan tetesan saus di sekitarnya. Seperti menu Roasted Lobster and Artichoke Soup with Black Truffle seharga hampir Rp 7 juta untuk satu porsinya ini. Hmm, kira-kira kenyang tidak, ya?
4. Lokasi dan Kenyamanan Resto
Tidak hanya bahan makanan, faktor lingkungan dan kenyamanan restoran juga bisa memengaruhi harga serta porsi makanan yang ada di restoran mewah, lho! Biasanya, restoran mewah memiliki tempat yang sangat nyaman di mana pengunjung bisa makan dengan cantik dalam suasana elegan ditemani dengan musik menenangkan. Sangat berbeda jika kita makan di warung kaki lima yang bising dan tempatnya yang kurang nyaman.
5. Menghindari Rasa Bosan
Mau sefenomenal atau selegendaris apapun rasa suatu makanan, pasti kenikmatannya akan berkurang jika disajikan dalam porsi yang besar. Ini juga alasan kenapa restoran menyajikan makanan dalam porsi kecil. Seperti spaghetti misalnya. Restoran mewah paling hanya akan menyajikan spaghetti ini hanya sebanyak lima suapan saja. Hal ini ditujukan untuk menjaga kenikmatan menu itu sendiri mulai dari gigitan pertama hingga terakhir. Selain itu juga untuk menghindari rasa bosan penikmatnya yang bisa berujung pada makanan yang tidak habis.

Semua Yang Perlu Diketahui Tentang Djakarta Warehouse Project 2017

Homeshake Akan Menyambangi Jakarta Pada Januari 2018!

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon