Gading Marten. Foto: Alfian.

Saat Gading Marten sedang nongkrong di kedai kopi milik Chicco Jerikho, dirinya tidak pernah menyangka kalau akan ditawarkan main film. Ketika itu ternyata Chicco sedang menggarap film terbaru. Lanjut, Gading bertanya dulu pada sang istri, Gisella Anastasia, soal tawaran tersebut.

“Gua tanya istri dulu ‘Ma, papa dapat tawaran film utama ? Peran utama’ istri gua malah heran kenapa gua yang ditawarin. Dia juga kasih dua pertanyaan ‘siapa lawan main perempuannya ? apa yakin keterima ?’,” tutur Gading Marten saat ditemui di Gordi HQ, Jakarta Selatan, Selasa (29/8) kemarin.

Chicco ternyata tidak sedang bercanda, pemeran Ben dalam Filosofi Kopi itu serius ingin menjadikan Gading sebagai pemeran utama di film terbarunya.

Setelah Gading membaca skrip yang diajukan, dirinya mulai menyadari soal karakter yang akan di mainkannya nanti. “Gua jadi tau kenapa Chicco menawarkan peran itu. Karena memang karakter itu tidak mungkin diperankan oleh cowok tipikal Chicco,” ujarnya seraya tertawa.

Gading akan berperan sebagai jomblo lapuk berusia 42 tahun dengan nama Richard. Yang traumatik soal hubungan percintaan sebab pengalaman tidak mengenakan di masa lalu. Hingga membuat dirinya berteman dengan seorang kura-kura.

Gading akan beradu akting dengan Della Dartyan yang akan memerankan karakter Arini, seorang wanita jomblo berusia 25 tahun yang tiba-tiba berkoneksi dengan Richard melalui salah satu aplkasi chat.

Kisah kejombloan Richard dan Arini hasil rekayasa imajinatif sutradara Andibachtiar Yusuf yang ternyata sudah ada sejak 8 tahun lalu. Ucup nama panggilannya, mengaku mendapatkan ide cerita tersebut saat ngobrol dengan temannya. Sayangya ketika itu dia kesulitan untuk menemukan sosok produser yang tepat. Hingga waktu berlalu dan memilih Angga Dwimas Sasongko serta Chicco Jerikho sebagai produser film yang berjudul Love For Sale.

“Waktu nawarin e Angga, gua bayangin ini art movie. Dan Angga-kan sutradara juga. Masa dia enggak mau sih, cerita kayak gini ? angga bilang, ‘Visinema (PH miliknya) perlu nih Cup, film begini’,” tandas Ucup yang pernah dikenal dengan film bertema sepak bola.

Film Love For Sale akan menjadi fim Ucup yang berbeda dari sebelumnya, banyak romantisnya, banyak komedinya, sedikit sepak bolanya. Love For Sale mulai syuting pada Rabu (30/8) ini, dengan pemilihan Bogor dan Jakarta sebagai lokasi.

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Justin Bieber Gelar Konser di Singapura 7 Oktober Mendatang

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon

Photo Gallery: Belvedere Playground The Debut