GO-JEK, penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terdepan di Indonesia kembali menggelar kompetisi video yang diberi nama GO-VIDEO untuk kedua kalinya. Sama seperti tahun lalu melalui GO-VIDEO, GO-JEK mengajak semua orang, tidak hanya penggemar kreatif, videographer dan seniman visual untuk mengekspersikan diri mereka seluas-luasnya melalui video pendek berdurasi maksimal lima menit.

Chief Marketing Officer GO-JEK Piotr Jakubowski mengatakan, sebagai perusahaan teknologi lokal yang berjiwa sosial, GO-JEK senantiasa mendukung kemajuan kreativitas anak bangsa, salah satunya dengan mengadakan kompetisi video. “Kompetisi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk merangsang kreativitas bangsa dalam bentuk seni audio dan visual. Melalui kompetisi ini kami membuka kesempatan bagi siapapun untuk mengekspresikan diri mereka. Kami percaya bahwa dengan kemajuan teknologi saat ini, tidak ada yang membatasi siapapun dalam menghasilkan karya,” tutur Piotr.

Tahun ini, GO-VIDEO mengusung tema #HidupTanpaBatas, dimana para peserta diharapkan bisa mencerminkan bagaimana layanan-layanan GO-JEK bisa membantu pelanggan meningkatkan produktivitas dan menikmati momen-momen penting dalam keseharian mereka. “GO-JEK sekarang bukan lagi mengenai layanan transportasi saja. Kami telah berkembang menjadi sebuah platform layanan on-demand yang menawarkan berbagai solusi permasalahan sehari-hari,” tutur Piotr.

Piotr menjelaskan dalam kompetisi yang digelar dari tanggal 2 Agustus hingga 30 September mendatang ini akan terbagi menjadi tujuh penghargaan dengan total hadiah sebesar Rp800 juta naik dua kali lipat dari total hadiah tahun lalu. Menurutnya, hadiah ini ditawarkan guna meningkatkan motivasi peserta dalam menghasilkan karya terbaiknya.

Kategori video yang dikompetisikan dalam GO-VIDEO terbagi menjadi lima kategori yaitu, kategori film pendek (drama/action/thriller) dengan hadiah Rp100 juta, kategori video musik dengan hadiah Rp100 juta, kategori dokumenter berhadiah Rp100 juta, kategori komedi berhadiah Rp100 juta, kategori animasi dengan hadiah Rp100 juta. GO-VIDEO juga akan memberikan penghargaan untuk video terbaik (best picture) dengan hadiah Rp300 juta dan penghargaan khusus bagi juara favorit untuk pelajar/mahasiswa berupa kamera video.

Seluruh hasil karya peserta akan dinilai oleh tujuh orang juri yang mumpuni di bidang perfilman dan industri kreatif. Ketujuh orang juri tersebut adalah Riri Riza, Chelsea Islan, Reza Rahadian, Mira Lesmana, Anggy Umbara, Michaelangelo Moran, dan Piotr Jakubowski.

Anggy Umbara Salah Satu Dewan Juri GO-VIDEO yang juga Sutradara Nasional dan produser ternama mengatakan kriteria penilaian dari setiap kategori akan berbeda, yang jelas karya yang dihadirkan harus orisinil dan kreatif. Selain itu, teknik gambar serta alur cerita juga menjadi kriteria penilaian tersendiri. “Pertama yang kita lihat adalah originalitas karya tersebut dan kreativitasnya selain itu karya juga harus sesuai dengan tema yang diangkat oleh GO-JEK yakni #HidupTanpaBatas, bagaimana GO-JEK membantu kita menjadi lebih produktif, dan mengaktualisasikan diri untuk menikmati saat berharga dalam hidup,” katanya.

Pada kompetisi kali ini, GO-JEK menggandeng OK. Video untuk membantu melakukan seleksi awal video peserta kompetisi sebelum diserahkan ke dewan juri. OK Video adalah penyelenggara festival seni media dua tahunan yang diinisiasi oleh ruangrupa – sebuah organisasi seni rupa kontemporer yang didirikan pada 2000 oleh sekelompok seniman di Jakarta.

“Kami akan membantu GO-JEK untuk memastikan video-video yang masuk jadi finalis sudah memenuhi persyaratan dan layak masuk. Selain itu, melalui program Gerobak Bioskop dari ruangrupa, kami memutar video-video pemenang GO-VIDEO tahun lalu dan mengajak lebih banyak masyarakat untuk mengikuti kompetisi GO-VIDEO 2017”, menurut Direktur OK. Video, Mahardika Yudha.

Guna mengikuti kompetisi ini, para calon peserta mengunggah videonya ke Youtube kemudian, tautan video tersebut dapat diunggah ke microsite www.go-jek.com/go-video. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 22 Oktober mendatang di Jakarta.

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon