Auditorium Galeri Indonesia Kaya menjadi saksi dari 17 tahun seorang Andien Aisyah berkarir di belantika musik Indonesia. Momentum manis tersebut ditandai dengan dirilisnya album terbaru Andien berjudul Metamorfosa.

Sesuai dengan judulnya, album ketujuh ini mewakili Andien dari masa ke masa. Bagaimana dia mengawali karir hingga kini menyandang status seorang ibu. Menjadikan album ini terasa begitu personal baginya.

“Album ini membawa saya kembali ke warna musik saya di awal-awal karier, tentu saja dengan segala pendewasaan atas proses yang sudah saya jalani selama ini, baik di musik maupun di luar musik. Juga menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan hidup dan karir yang telah saya lalui sampai sekarang ini. Saya banyak mengeksplorasi dan bereksperimen dengan musik yang membuat album ini terasa berbeda dengan album sebelumnya. Selain berkolaborasi dengan banyak musisi, album ini juga kolaborasi saya dengan Kawa yang sudah menemani sejak masih dalam kandungan,” ujar Andien.

Yaps, Andien memulainya saat usia kandungan anak pertamanya berjalan 4 bulan. Dan, memakan waktu kurang lebih satu tahun sampai siap distribusi pada Oktober 2017 ini.

Selain itu, album ini juga digarap secara indie yang membuat Andien dan tim managemennya harus belajar mengerjakan semuanya secara sendiri. Ini bukan kali pertama Andien mengeluarkan album yang tidak bergantung pada label musik mayor. Sebelumnya Andien pernah mengeluarkan album indie berjudul ‘Bisikan Hati’ yang rilis pada tahun 2000.

Sebanyak 11 lagu yang ada dalam album ini kental nuansa jazz dan lebih soulful. Selain Belahan Jantungku dan Indahnya Dunia, penikmat musik tanah air juga dapat mendengarkan lantunan suara indah Andien pada lagu Warna, Biru, Askara, Metamorfosa, Halo Sayangku, Pelita. Untuk album ini, Andien menggandeng beberapa musisi seperti Tohpati, Abenk Alter, Lale Ilman Nino bahka Tulus juga turut serta memberikan warna pada album ini.

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon