Ditemui pada Kamis (26/10) di SCTV Tower, Senayan City. Panji Pragiwaksono, Barasuara, Ridwan Kamil, serta Gita Gutawa juga Adi Panuntun asyik bicara soal pemuda dalam acara BukaTalks: Ayo Pemudi Pemuda, Bangun Bangsa!

Pada kesempatan ini, Ridwan Kamil, turut serta mengajak para pemuda Indonesia untuk bangun dan bergerak demi Indonesia yang lebih baik. “Saya percaya, pemuda Indonesia adalah pelopor perubahan bangsa. Anak zaman sekarang kreatif semua, ada saja idenya, dan berani untuk bergerak dan mampu membawa perubahan. Jadi kreatif itu tidak akan berarti apa-apa jika tidak membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Dan kreativitas untuk arah yang lebih baik harus terus dilakukan. Maka, ayo jika kita bersepakat, kompak, kreatif, bikin gerakan dan sesuatu yang positif dan macam-macam itu. Mari buat bangga Indonesia, karena yang dibutuhkan adalah pemuda pencari solusi bukan pemuda pemaki-maki!”

Di sisi lain, Pandji Pragiwaksono, yang dikenal sebagai aktor, penyiar radio, presenter televisi, penulis buku, penyanyi rap, dan pelawak tunggal Indonesia yang pertama kali melakukan tur keliling dunia akan berbagi kisah mengenai makna semangat Sumpah Pemuda lewat karya pemuda Indonesia. “Hal terbaik yang dapat kita lakukan untuk memajukan Indonesia adalah berkarya. Karena Indonesia bisa dibangkitkan karya demi karya. Maka berkaryalah!” ujar Pandji Pragiwaksono.

Sedangkan Gita Gutawa, sebagai penyanyi sopran, aktris, dan penulis lagu yang meluncurkan album bertema nasionalisme dengan judul Gita Puja Indonesia di tahun ini juga turut memeriahkan acara BukaTalks kali ini. Gita pula turut memaparkan mengenai apa yang dapat dilakukan generasi muda saat ini untuk memajukan industri musik serta Indonesia secara keseluruhan melalui kebebasan bermusik.

“Saya berharap generasi muda Indonesia untuk dapat berkarya sebebas-bebasnya dalam musik, karena dalam musik, tidak ada yang benar atau salah. Jadi jangan takut untuk terus berkarya dan menciptakan sesuatu yang mencerminkan diri sendiri,” ujar Gita Gitawa.

Adi Panuntun, “pemikir desain” di balik proyek video mapping yang memenangkan penghargaan internasional di Berlin, Moscow, dan Jepang, berbagi pandangannya mengapa konsep design thinking sangat penting dalam menghasilkan inovasi demi memajukan Indonesia. “Design thinking adalah proses menciptakan ide-ide baru dan inovatif yang dapat memecahkan masalah. Hal ini tidak terbatas pada industri atau bidang keahlian tertentu. Kami selalu mengedepankan pendekatan ini dalam cakupan lebih luas yaitu ilmu/metodologi yang dapat memastikan bahwa setiap orang dapat membuat gagasan inovatif melalui metode dan proses kreatifnya. Di Sembilan Matahari, desain berlangsung baik secara intuitif maupun dipelajari dan dilatih terus menerus. Penting bagi generasi penerus Indonesia untuk menerapkan hal ini, agar bersama-sama kita bisa jadi pemuda yang solutif dan berkontribusi untuk negeri,” ujar Adi Panuntun.

Barasuara menjadi pamungkas, band yang terbilang cukup baru dan berhasil memenangkan salah satu penghargaan di AMI Award 2016 sebagai Pemenang Karya Produksi Alternatif Terbaik berusaha membawa pencerahan segar bagi insan penikmat musik Indonesia dengan ajakan yang sederhana. Barasuara mengangkat bahasa Indonesia dalam setiap lirik lagunya meskipun asupan budaya barat untuk generasi milenial saat ini cukup kuat karena bahasa Indonesia adalah medium yang paling
tepat untuk menerjemahkan isi pikiran mereka. Iga Massardi dari Barasuara turut menambahkan “Sejauh apapun tujuan kita dalam karya, jangan sampai kita kehilangan akar kita. Jangan lupakan asal kita.”

 

Homeshake Akan Menyambangi Jakarta Pada Januari 2018!

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon