Telah mengundang fans setelah dikenalkan secara tidak resmi sejak tahun lalu, video game berjudul Cuphead akhirnya dirilis pada 29 September kemarin. Faktor terbesar yang mengundang animo ini adalah tampilan Cuphead yang berbeda; meski dibuat di era millenial, Cuphead menjanjikan plot dengan gaya kartun era 1930-an. Lengkap dengan (spoiler?) kehadiran karakter yang sangat mirip dengan para bintang kartun ikonik seperti Woody Woodpecker atau Betty Bop.
Jangan cepat tertipu dengan karakter kartun berkepala gelas ini. Semuanya memang terlihat lucu dan menghibur, namun Cuphead bukanlah video game yang bisa dimainkan sambil membuka sosial media. Video game ini cukup susah, bahkan sang ikon YouTube PewDiePie pun mengakuinya.
Inti plot dari Cuphead menceritakan perjalanan Cuphead dan Mugman (bisa dimainkan multiplayer atau tidak) yang kalah taruhan dari The Devil dan harus mengumpulkan nyawa para korban The Devil jika mereka tidak ingin kehilangan nyawanya sendiri. Memainkan video game ini memang seru karena dihadapkan dengan berbagai karakter dengan bentuk, suara, serta serangan-serangan yang tidak biasa dipadu dengan visual old-school serta soundtrack jazz lawas yang dipersembahkan oleh Kristofer Maddigan.
Cuphead tersedia untuk konsol Xbox One dan PC.

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon