Catatan: tulisan ini mengandung spoiler berkadar ringan.

Tahun ini adalah tahun yang baik bagi James Franco. Pria multi talenta yang dikenal sebagai teman dekat Seth Rogen ini sedang tidak main-main dalam menghasilkan memproduksi hasil karyanya. Yang pertama, dan masih dinantikan hingga saat ini, adalah sebuah film berjudul The Disaster Artist yang sudah mengundang kehebohan sejak ditayangkan di festival film kelas dunia seperti TIFF (Toronto International Film Festival). Tidak berhenti disitu, Franco tak lama kemudian memamerkan proyeknya yang lain berjudul The Deuce yang dikerjakan bersama Maggie Gylenhaal. Menceritakan tentang industri seks, ada untungnya The Deuce dinaungi oleh HBO. Kalian yang menggemari Game of Thrones akan mengerti maksud dari kalimat tersebut.

The Deuce memiliki banyak karakter yang punya magnet tersendiri untuk diikuti. Menjadi produser eksekutif dan sutradara untuk beberapa episode, Franco memerankan dua karakter sebagai saudara kembar Vincent dan Frankie Martino. Selain Franco, pemain lain yang memiliki peran di balik layar adalah Maggie Gylenhaal yang memainkan karakter kupu-kupu malam bernama Candy sekaligus menjadi produser untuk serial The Deuce. Berlokasi di New York, The Deuce menggambarkan riuhnya dunia prostitusi yang penuh drama dan warna, karena Candy sendiri harus menahan kerasnya dunia prostitusi tanpa naungan seorang germo yang tampaknya menjadi sebuah profesi yang populer di kalangan Cadillac thugs pada dekade tersebut. Vincent sendiri memiliki bakat besar sebagai seorang pengelola bar dan terlibat dengan mafia Italia Rudy Pipilo (Michael Rispoli) yang memercayakan Vincent untuk mengelola (spoiler) bar dan (spoiler) markas prostitusi.

Karakter lain yang cukup memberi banyak percikan api dalam membaranya performa The Deuce adalah Frankie (Franco) sang saudara kembar yang bandel, Abby (Margarita Levieva) sang college dropout yang mencari jati diri, Chris (Lawrence Gilliard Jr.) dan Flanagan (Don Harvey) dua polisi yang mengerti bahwa prostitusi juga merupakan bentuk pencarian nafkah, Bobby (Chris Bauer) yang merupakan kakak ipar Vincent dengan karakter keras namun sedikit banyak terlibat dalam bisnis yang dijalankan Vincent, Rodney yang merupakan satu dari sekian banyak germo berkharisma tinggi (diperankan oleh Method Man dari Wu-Tang Clan).

Serial ini mendapatkan rating yang cukup tinggi dan difavoritkan oleh banyak kritik. Selain kreativitas Franco yang banyak dimainkan, The Deuce juga menjadi pengalaman tersendiri bagi Gylenhaal yang mencoba keluar dari zona nyamannya dengan memainkan banyak peran yang tidak disangka-sangka dan terbilang berani. Permainan setting juga sangat mengena karena paling tidak, gambaran tentang New York di tahun 70-an dapat terwakili dengan banyak elemen dalam The Deuce.

Cerita The Deuce cukup mudah diikuti dan tidak rumit dan ada pelajaran tersendiri yang bisa didapatkan dari Vincent Martino; menjadi pekerja keras itu menyenangkan walau tidak mudah.

Pameran Seni Tunggal Agus Kama Loedin “Trans-Forms #3”

ONE Championship Kembali ke Jakarta

WE THE FEST 2017 Siap Ramaikan Jakarta Agustus Nanti!

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon