Foto: NN

Pulau Banda yang terletak 132 km tenggara dari Kota Ambon, Maluku telah menjadi destinasi bagi mereka yang menyukai wisata air. Tempat menyelam terbaik dengan perairan laut yang hangat dan eksotisme panoramanya.

Sampai-sampai para penyelam menyebut Banda sebagai surganya diving. Jika berkesempatan ke sana coba saja untuk menyelam dari laguna dangkal di antara Bandaneira dan Gunung Api sampai ke area dinding bertikal Pulau Hatta.

Tidak hanya wisata baharinya yang mengagumkan.

Pulau Banda memiliki sejarah panjang yang mengasyikan. Di atas tanahnya tumbuh subur pala, buah berwarna kekuningan dengan biji hitam yang dilapisi warna merah. Yang mana mampu mengundang para orang dari Eropa untuk datang. Serta membuat Pulau Run, salah satu Pulau yang ada di Banda, berniat ditukar dengan New York.

Jadi…

Pada zaman dulu Maluku itu kan penghasil rempah tersebar, komoditasnya meliputi pala, cengkeh. Dua rempah yang hanya bisa didapatkan di Maluku, sehingga orang-orang Eropa itu menjuluki tempat tersebut dengan nama The Spice Island.

Karena sifatnya yang eksklusif, membuat harga pala khususnya menjadi sangat tinggi pada saat itu. Bahkan segenggam emas harganya masih di bawah sekepalan pala.

Foto NN

Selain untuk bumbu masak, pala memiliki khasiat untuk mengobati penyakit pes yang pernah menjangkiti Eropa. Nah, hal tersebut juga yang menjadikan harga pala naik 10x lipat.

Mengetahui hal tersebut, pihak Inggris melalui Ratu Elisabeth 1 memutuskan untuk melakukan ekspedisi ke Pulau Run, untuk mencari pala. Di satu sisi pihak Belanda pun merasa berhak juga atas pala di sana. Sehingga terjadilah perang antara Inggris-Belanda pada tahun 1652-1654.

Konflik di anatara kedua Negara itu cukup berjalan alot. Sampai pada 31 Juli 1667, mereka membuat sebuah perundingan yang diakhiri dengan Perjanjian Breda. Yang mana dalam perjanjian itu dinyatakan Belanda yang berhak sepenuhnya atas Pulau Run dan sebagai gantinya pihak Inggris mendapatkan New Amsterdam, yang kini menjadi Manhattan, New York.

Bahkan sampai saat ini pala masihmenjadi bahan baku utama idustri di Belanda, khususnya dalam sektor farmasi dan parfum. Sementara New Amsterdam alias Manhattan kini telah menjadi kota termaju sekaligus pusat ekonomi dunia.

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Jakarta Culinary Feastival Bergulir Mulai Kamis Ini

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon