Photo NowJakarta.

Terik matahari di Jakarta selalu menjadi warna tersendiri bagi setiap insane yang menginjakan kakinya di sana. Beberapa waktu lalu saya ke Menteng, udara siang masih mampu membuat sekujur tubuh basah dan lengket. Sampai ketika di Jl. H.O.S. Cokroaminoto No.42, bertengger sebuah bangunan bercorak semi-klasik dengan mobil keluaran masa lampau terparkir tentram di halamannya. Membuat Menteng menjadi terasa sebagai suatu bagian peninggalan kolonial.

Hawa panas terus memburu, saya memutuskan masuk berteduh ke dalam. Bagian dalam nuansa kolonial kian terasa. Tidak hanya menampilkan deretan kisah klasik disetiap interiornya, Plataran Menteng membuat saya seperti berada di rumah. Teduh sudah pasti, berkat pepohonan yang rimbun mengelilingi.

Bangunan tiga lantai dan puncak rooftop ini, di mana masing-masing lantai berkapasitas cukup besar. Lantai pertama berfungsi sebagai area menyambut kedatangan para tamu. Di lengkapi dengan bar dan pohon mangga yang rindang. Membuat saya enggan cepat beranjak dari sini. Panasnya Menteng hari itu, seperti lenyap begitu saja.

Untuk lebih intim lagi, bisa menggunakan lantai dua sebagai solusinya. Dengan kapasitas 100-150 orang. Area ini terbagi dua dining area, lounge serta 5 ruang privat, di mana 3 ruang privat tersebut bisa juga digabungkan. Untuk para muslim, tenang, lantai ini menyediakan musholla.

Menikmati rasa santai sambil menunggu senja atau menghabiskan malam, lantai tiga bisa menjadi pelabuhan kita. Area ini hanya cukup untuk 60 orang, terbagi satu area dinning dan lounge. Setelah itu bisalah kita bergegas ke rooftop untuk melihat Menteng dari ketinggian.

Saya jadi berandai, tempat ini cocok untuk wedding party, corporate gahthering, product launching, atau sekedar pesta ulang tahun. Selain itu kuliner yangmereka sajikan juga menarik, dipengaruhi panganan di era kolonial. Plataran Menteng menyajikan masakan Indonesia dan Asia khususnya bagian Tenggara.

Bangunan megah dengan seantero fasilitas mewahnya ini masih aman dalam pemakaian listrik. Hal tersebut karena sistem eco green yang membuat pemakaian listrik menjadi hemat. Selain itu pula water treatment plan juga diterapkan oleh Plataran Menteng supaya air limbah dan air bersih terolah dengan benar.

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Jakarta Culinary Feastival Bergulir Mulai Kamis Ini

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon