Endah N Rhesa Indie Ride 2017. Foto oleh EAR doc.

Agustus 2017 lalu menjadi momentum yang berkesan bagi duo pop akustik Endah N Rhesa. Pasalnya mereka telah menyelesaikan touring ke Semarang-Salatiga-Solo-Jogya dan Malang, dengan bersepeda. Endah N Rhesa Indie Ride adalah tajuk untuk akvitas tersebut.

Perjalanan bersepeda tersebut bukan suatu yang bisa luput dari ingatan dan tanpa kesan. Alih-alih justru menjadi bahan inspirasi mereka. Ketika tiba di kota terakhir, Endah N Rhesa menyempatkan diri menulis sebuah lagu berjudul “Long-Lost Friend” di kamar hotelnya.

Berkisah tentang momen nostalgia yang dirasakan ketika bertemu kembali dengan sahabat lama dan kemudian mengejar mimpi bersama-sama. Yang mereka analogikan seperti sepeda.

“Sebenarnya dari kecil kami akrab dengan sepeda. Tapi menjelang remaja hingga menjadi musisi, kami lama tidak menggunakan sepeda,” ujar Rhesa, “jadi ketika sekarang bersepeda lagi rasanya seperti bertemu teman lama. Senang sekali bisa melakukan perjalanan bersama-sama.”

Lagu tersebut ditulis dalam perasaan yang emosional. Di sebuah pagi sambil lalu mengenang berbagai hal selama perjalanan.

“Perjuangan menaklukan tanjakan sepanjang Semarang – Salatiga, meluncur hingga seakan melayang di Malang – Surabaya. Kehujanan di perjalanan Solo – Yogyakarta, kemudian mengharu biru saat melihat lokasi lumpur Lapindo di Sidoarjo,” ujar Endah, “kontras sekali dengan pemandangan sawah yang hijau begitu sampai di Salatiga.”

Kaya akan makna yang terkandung dalam lagu, membuat “Long-Lost Friend” menjadi soundtrack video seri Endah N Rhesa Indie Ride, yang bisa disimak di youtube Endah N Rhesa.

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Jakarta Culinary Feastival Bergulir Mulai Kamis Ini

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon