Foto oleh reuters

Setelah pada petandingan pertama Timnas sepak bola Swedia berhasil menyarangkan bola ke gawang Italia. Pada pertandingan play off  kedua, sayangnya timnas Italia tidak bisa membalikan keadaan. Sehingga harus mengaku kalah di San Siro dengan hasil agregat 1-0. Membuat tim Gli Azzurri untuk pertama kali tidak lolos ke Piala Dunia sejak keikut sertaan mereka sejak 1958.

Permainan anak asuh Gian Piero Ventura pada hari itu tidak bisa dikatakan buruk. Terbukti mereka memproduksi tujuh tembakan ke gawang lawan ketimbang tim tamu. Pada paruh kedua pun mereka cukup mendominasi lapangan, dengan 73% penguasaan. Namun tetap saja, tiket ke Rusia bukan menjadi rezeki mereka.

Tentu saja kekalahan ini merupakan pukulan yang sakit bagi wajah Italia. Selain itu meninggalkan banyak momentum haru pada kubu Italia. Salah satunya keputusan Buffon untuk menggantung sepatunya. Sekaligu mengubur cita-citanya mendapatkan rekor pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia.

Selain itu kritik pedas pun berjatuhan untuk Gian Piero Ventura, yang dituding gagal menangani Italia. Salah satu kritikan datang dari De Rossi, yang mempertanyakan kenapa dirinya yang disuruh untuk pemanasan bukan para penyerang yang lebih dibutuhkan tim untuk kemenangan.

“Saya memang tidak bertanggung jawab atas masalah taktik, dan Prof adalah sosok yang baik, jadi saya minta maaf jika itu menyinggung seseorang,” ujar De Rossi, “Saat itu saya hanya berpikir mungkin lebih baik jika Insigne yang masuk daripada saya.”

Menyusul performanya tidak baik, beberapa nama di taksir sebagai peganti Gian Piero Ventura, seperti Carlo Ancelotti hinga Roberto Mancini.

Baca juga: Negara Yang Telah Lolos ke Piala Dunia 2018

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Jakarta Culinary Feastival Bergulir Mulai Kamis Ini

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon