Setelah cukup lama malang melintang selama 2013 ke berbagai tempat, mulai dari kampus ke kampus, komunitas ke komunitas, atau café ke café. Solois folk/pop Bimo Aryo atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Elegi memutuskan untuk merilis debut album pada tahun 2017 pada Desember mendatang.

Sebagai awalan, Elegi telah merilis single “Rindu Yang Kita Tangisi” pada 30 November kemarin. Sebuah lagu dengan tema yang ringan, mengenai pertemuan kembali setelah sempat berpisah.

“Sedikit mengulas ingatan yang pernah di kubur secara paksa lalu ditinggal pergi dan selesai. Bisa sedikit mengulas ingatan tentang cinta dahulu yang sering dianggap remeh temeh dan lain sebagainya,” ujarnya soal gagasan di balik singlenya ini.

Lirik sederhana yang kuat dan  implisit, namun tetap mudah dipahami oleh pendengar. Sengaja dipilih Elegi untuk menghilangkan jarak antara makna lagu dan pendengarnya itu sendiri.

“Saya ingin menyediakan sebuah lagu yang bisa mewakili apa yang pendengar pernah rasakan, melalui lirik sederhana yang saya buat,” ujar pria yang mengklaim diri sebagai folk penyendiri.

Untuk lebih membuat single “Rindu Yang Kita Tangisi” menjadi lebih dekat dengan pendengar. Elegi mengajak teman-teman untuk menterjemahkan lagu tersebut dalam bentuk artwork dan mengunggahnya ke media sosial masing-masing. Bagi artwork  yang terpilih, akan masuk dalam sleeve album Merayakan Sepi.

“Setidaknya, jika tidak bisa hadir sebagai musik yang bagus. Elegi bisa hadir sebagai teman bercerita,” pungkasnya.

Single “Rindu Yang Kita Tangisi” dibantu oleh Khalif Fadhel untuk gitar dan vokal pendukung. Menjadi salah satu dari 12 lagu yang disiapkan sebagai materi di debut album Merayakan Sepi yang akan dirilis oleh Senandung Records nanti.

Kalian bisa menyimak official audio dari single Elegi tersebut melalui tautan di bawah ini. Serta, mengunduh gratis dengan klik link berikut ini: “Rindu Yang Kita Tangisi” (7.9MB)**

**alternatif lain untuk mengunduh dengan cara click right+save as

Homeshake Akan Menyambangi Jakarta Pada Januari 2018!

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon