Vice President Prestige Division – Shiseido Asia Pacific, Tatsuya Nagai mengaku bahwa Shiseido memiliki perbedaan dengan merek Korea. Dia menerangkan bahwa dari sisi teknologi, Shiseido adalah yang terbaik dikelasnya, dan selalu aktif mengkomunikasikan setiap produk dan layanannya kepada konsumen. Perbedaan lainnya, Shiseido memiliki spirit Omotenashi yang senantiasa dilakukan demi mengedepankan kualitas pelayanan.

“jadi selain teknologi yang terbaik dan terbukti, Shiseido juga punya pelayanan terbaik dengan spirit Omotenashi, yakni budaya keramahan Jepang. Dua hal itu yang membedakan kami dengan brand Korea”, tutur Tatsuya.

Apa itu spirit Omotenashi? Dalam budaya Jepang, dikenal istilah Omotenashi yang dapat diartikan sebuah keramahan dan kehangatan. Namun dari perspektif bisnis, Omotenashi merupakan sikap yang melayani konsumen dengan sepenuh hati. Spirit ini nyatanya turut melatarbelakangi produsen kosmetik ternama di Indonesia ini, untuk memanjakan konsumen khususnya kaum hawa milenial, melalui Shiseido POP UP Event 2017 yang digelar di Surabaya dan Jakarta.

“POP UP Event bertujuan menghadirkan layanan berkualitas tinggi, yang kami sebut sebagai Omotenashi. Ini merupakan spirit Shiseido, dalam memberikan layanan terbaik bagi konsumen, tanpa mengharapkan apapun,” tegas Ayako Tokuyama selaku President Director PT. Shiseido Cosmetic Indonesia.

Seperti diketahui, SHISEIDO POP UP Event 2017 menghadirkan berbagai aktifitas beauty treatment yang sangat memanjakan ladies di akhir pekan. Aktifitas lainnya, seperti Make up Demo & Worskhop, serta Hair Demo dari tim Shiseido Head Quarter pun turut melengkapi esensi spirit Omotenashi Shiseido dalam perhelatan tersebut.

Selain itu, Marketing Manager PT Shiseido Cosmetics Indonesia, Mariana Tjahyana juga menjelaskan bahwa Merek Korea juga memiliki perbedaan lainnya dengan Shiseido, dari sisi target pasar.

“Biasanya merek Korea lebih untuk ke Younger user, kalau Shiseido target market agak lebih berbeda, karena selain produk untuk entry level, kita juga punya produk untuk usia 40-45. Intinya Shiseido memberikan complete make-up atau beauty whole (kecantikan secara keseluruhan) yang diinginkan pelanggan”, papar Mariana.

Pagelaran Pertama Shiseido di Jakarta

Produsen kosmetik terkemuka asal Jepang, PT. Shiseido Cosmetic Indonesia hadirkan area Beauty Parlour bagi para ladies di Mall Central Park Jakarta dari mulai Rabu (29/11) hinga Minggu (3/11). Di area ini, ladies dapat memanjakan diri dengan melakukan beragam beauty treatment secara gratis. Mulai dari konsultasi dan free skin check oleh konsultan kecantikan yang berpengalaman di bidangnya, lalu  ladies juga dapat melakukan make over treatment oleh para professional MUA (Make-Up Artist), sampai pada layanan pijat pada wajah bagi kamu yang ingin sekedar rileks. Pijatan ini bermanfaat untuk menaikkan kulit wajah.

Tak hanya itu, dalam area tersebut, para ladies juga bisa menikmati quick styling yang dilakukan oleh tim hair styling Shiseido Professional. Shiseido juga membawa khusus beberapa dessert Shiseido Parlour yang hanya berada di Ginza Tokyo.

“Kita memberikan kelas beauty workshop, jadi basicly orang bisa datang, bisa belajar make-up, karena sebenarnya make-up itu kan lebih ke teknik bagaimana memakai satu item ini. Misalkan blash on”, ujar Marketing Manager PT Shiseido Cosmetics Indonesia, Mariana Tjahyana.

“kita ajak semua consultant dan shiseido Professional untuk turun langsung, jadi semua pelanggan yang datang kesini bisa mendapatkan semua treatment itu dari kita”, Tambahnya lagi.

Tak tanggung tanggung, Shiseido turut memboyong ahli kecantikan asal Jepang, Kayo Sekiya, untuk berbagi teknik seputar pemilihan warna makeup bagi perempuan Asia. Kayo berbagi info tersebut dalam mini talkshow bertajuk “Know Your Right Color!

Menurut President Director PT. Shiseido Cosmetic Indonesia, Ayako Tokuyama,  perhelatan yang bertajuk SHISEIDO POP UP Event 2017 ini, merupakan pendekatan yang holistik pada konsumen, dengan tujuan para konsumen dapat menikmati kecantikan secara menyeluruh yang ditawarkan oleh Shiseido.

 

Homeshake Akan Menyambangi Jakarta Pada Januari 2018!

Le Money: Ketika Para Seniman Mengesampingkan Uang Demi Idealisme

Pond dan Segala Magisnya Siap Menyihir Jakarta

Gubernur Jakarta Ali Sadikin dan Lukisan Yang Dicoret

Photo Gallery: Magnitude Hammersonic 2017

Photo Gallery: Yellow Claw X Moet & Chandon