Spanyol vs Maroko
Lifestyle Sports
Antara Spanyol, Maroko, dan VAR

By Reza Reinaldo

Published on: 2018/06/26 15:50

Spanyol lolos ke 16 besar, Maroko memenangkan hati pencinta sepak bola.
Spanyol vs Maroko

Seperti janjian, Portugal dan Spanyol sama-sama meraih hasil seri dalam partai terakhir grup B yang berjalan dramatis.

 

Telah diprediksi dalam artikel Grup B(elum) Usai bahwa Maroko tidak akan memberikan pintu masuk lengkap dengan karpet merah bagi Spanyol yang membutuhkan hasil minimal seri untuk lolos ke babak 16 besar (yang juga tergantung dengan hasil pertandingan Portugal vs Iran).

 

Spanyol yang lebih membutuhkan gol malah kecolongan pada menit 14 ketika kordinasi buruk antara Sergio Ramos dan Iniesta di lapangan tengah yang dimanfaatkan dengan sempurna oleh Khalid Boutaib. Striker dari klub Yeni Malatyaspor ini menaklukkan bintang Manchester United, David De Gea, dalam duel one on one.

 

Sadar bahwa tim asuhan Fernando Hierro ini butuh hasil minimal seri, skema penyerangan yang dibangun Iniesta menghasilkan umpan matang kepada Isco yang mencetak gol pada menit 19.

 

Maroko lebih terlihat bermain tanpa beban, setiap pemain berusaha menikmati pertandingan dan peluang tercipta kembali dari Khalid Boutaib yang berhadapan 1 lawan 1 dengan De Gea, yang sejauh ini penampilannya di Spanyol tidak menggambarkan dirinya ketika berseragam Manchester United, beruntung duel keduanya dengan Khalid dapat dihentikan.

 

Di babak kedua yang lebih alot, Maroko kembali membuat Spanyol dan para pendukung mengalami senam jantung setelah sundulan Youssef En-Nesyri menggetarkan gawang De Gea untuk kedua kalinya pada menit 81.

Spanyol vs Maroko

Dan di sinilah semua berawal. Ketika detik-detik penentuan bagi Spanyol bergulir, Maroko yang lengah membuat Iago Aspas dapat membuat gol cantik. Namun, gol tersebut sempat dianulir oleh hakim garis yang menyatakan posisi offside. Seperti yang kita tahu, VAR (Video Assistant Referees) kembali menangani insiden ini dan menyatakan bahwa gol tersebut tidak offside dan mengesahkannya.

 

Bukan untuk pertama kalinya VAR membuat timeline sosial media lebih ramai alih-alih pertandingan itu sendiri. Memang, seandainya gol tersebut dianulir dan Spanyol kalah pun, mereka tetap lolos ke babak 16 besar dengan peroleh 4 poin dan 5 gol, sementara Iran yang mengoleksi 4 poin hanya mengantungi 2 gol. Beruntung, Maroko menjadi satu-satunya tim dalam grup B yang sudah tersingkir, sehingga keputusan VAR dapat diterima dengan lebih ikhlas dan menghindari perdebatan VAR yang lebih panjang.

 

Spanyol lolos ke 16 besar, Maroko memenangkan hati pencinta sepak bola.

Sumber Gambar: FIFA
Bagikan Artikel
Artikel Terkait

BMW Motorrad Indonesia Perkenalkan F 850 GS

Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018, BMW Motorrad Indonesia perkenalkan model...

By: Gilang Ramadhan

Baca selengkapnya

Survival Pack: 7 Aplikasi Wajib Jakartans

Jika Jakarta adalah arena bertarung, maka ponsel dan aplikasi-aplikasimu adalah senjata agar kamu bi...

By: Reza Reinaldo

Baca selengkapnya

Drama Korea di Piala Dunia 2018

Korea dan Drama tidak dapat dipisahkan. Kali ini tidak hanya membuat menangis penonton, tapi juga sk...

By: Reza Reinaldo

Baca selengkapnya
Loading…