Lifestyle Fashion
Humbang Kriya mengusung konsep bertema ‘Laboring LOVE, Weaving HOPE’ untuk Jakarta Fashion Week 2020

By Gilang Ramadhan

Published on: 2019/10/28 17:56

WINDY_CHANDRA.22.SS20.BH_0033.JPG_cmyk

Kelompok pegiat kain Humbang Kriya, binaan Rumah Kreatif Sinar Mas di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, akan menampilkan koleksi yang mengusung konsep eco-fashion pada hari ke-tiga Jakarta Fashion Week 2020, Kamis, 24 Oktober 2019.

Menggandeng label fashion Purana dan desainer Windy Chandra, Humbang Kriya akan menyajikan kreasi busana bertema “Laboring Love, Weaving HOPE” yang terdiri dari 34 look dari Purana dan 14 dari Windy Chandra, semuanya dibuat dari beberapa jenis kain Humbang Kriya yaitu Humbang Shibori, Humbang Batiq, Tenun Songket Humbang dan Humbang EcoPrint.

WINDY_CHANDRA.22.SS20.BH_0031.JPG_cmyk
Semua kain Humbang Kriya ini diproduksi sesuai konsep eco fashion.

Sementara para penggemar setia Purana telah menunggu koleksi terbaru dari kerja sama ini, kolaborasi dengan Windy Chandra menarik untuk diantisipasi karena sang desainer dikenal dengan gaun-gaun pengantin dan gaun pesta custom made, made-to-order.

Dumasi MM Samosir Wongso - Direktur PT Asuransi Sinar Mas dan pembina Rumah Kreatif Sinar Mas (RKSM) yang menginisiasi Humbang Kriya mengatakan bahwa Purana memiliki visi yang sama dengan Humbang Kriya untuk mengangkat pewarnaan natural dan bahan pakaian serat alami.

“Purana telah menggunakan kain Humbang Shibori di JFW 2019, menghasilkan 48 look yang mencerminkan gaya resort yang sangat relaxed, dan sangat banyak peminatnya,” kata Dumasi.

“Pada kolaborasi JFW 2020 ini kami menampilkan tema Laboring LOVE, Weaving HOPE. Hal ini untuk menunjukkan bahwa kegiatan Corporate Social Responsibility yang dilakukan oleh PT Asuransi Sinar Mas di Kabupaten Humbang Hasundutan ini tulus dilakukan untuk membantu para pegiat karya Humbang Kriya di sana dan diharapkan dapat memberikan harapan-harapan baru bagi para pegiatnya,“ jelas Dumasi.

Sementara itu, Rumah Kreatif RKSM pertama kali mengenal Windy Chandra di sebuah pameran, ketika sang desainer membeli kain Humbang Shibori.

“Kami ingin menampilkan Humbang Shibori dalam style busana yang mewah dan elegan, maka kami tertarik bekerja sama dengan Windy Chandra, yang juga mengapresiasi jenis kain ini dengan baik,” Dumasi menjelaskan.

 

PURANA.22.SS20.BH_0007.JPG_cmykPURANA.22.SS20.BH_0009.JPG_cmyk
Komitmen Humbang Kriya di jalur eco fashion
Kesadaran akan perlunya menjaga lingkungan telah membuat konsumen senang membeli produk fashion yang ramah lingkungan.

Situasi ini memicu hadirnya konsep eco fashion, yang antara lain mencakup pembuatan pakaian tanpa merusak lingkungan, juga menjamin kesehatan konsumen saat memakainya dan mengutamakan kondisi kerja yang baik bagi pelaku industri fashion.

Humbang Kriya binaan Rumah Kreatif Sinar Mas, merangkul pengrajin kain dari kawasan Dolok Sanggul, Matiti, Parsingguran dan Tipang di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, turut ambil bagian dalam menerapkan konsep Eco Fashion.

Humbang Kriya memakai kain berbahan dasar alami seperti katun, linen dan sutera, dan pewarna kain seperti kulit biji kopi, kulit jengkol, kayu meranti sisa pembuatan mebel, kulit kayu putih, daun jati, tanaman hisik-hisik dan sanduduk/gamak-gamak.

 

PURANA.22.SS20.BH_0063.JPG_cmykWINDY_CHANDRA.22.SS20.BH_0018.JPG_cmyk
“Trending now: EcoPrint”
Di antara jenis-jenis kain Humbang Kriya, kain Humbang EcoPrint dapat dikatakan sebagai salah satu pilihan utama Purana maupun Windy Chandra.

Daya tarik kain Humbang EcoPrint antara lain warnanya yang sedikit lebih kuat dan menyala daripada kain yang diwarnai dengan metode alami lainnya seperti Humbang Shibori atau Humbang Batiq.

Purana yang akan menampilkan 34 look terdiri dari blazer, outerwear, dress, sarong pants, cigarette pants dan lainnya akan lebih banyak memakai rona earth colors seperti cokelat, palm green, kuning mostar (mustard) dan sedikit merah dari biji buah-buahan. Pemilihan warna ini konsisten dengan judul koleksi yang diangkat Purana yaitu “Roots” karena “semua kembali ke akar yaitu alam”.

Sementara itu Windy mengangkat tema “Midnight in Manhattan”, menunjukkan bahwa kain tradisional pun dapat merangkum tema internasional, dan telah memilih warna-warna seperti abu-abu, dusty purple, dusty yellow, lalu ada pink tapi bukan yang terlalu cerah.

 

WINDY_CHANDRA.22.SS20.BH_0026.JPG_cmyk
Humbang Shibori yang selalu dicari
Memiliki kesan yang positif tentang Humbang Shibori dari pengalamannya di JFW 2019 tahun lalu, Nonita menyatakan kecintaannya terhadap jenis kain ini.

Humbang Shibori juga merupakan jenis kain yang diakui Windy sangat menginspirasinya untuk berkarya.

Bagi Windy yang dikenal dengan karya-karya berupa gaun pesta bahkan gaun pengantin, berkarya dengan koleksi Humbang Kriya yang berpewarna alami merupakan tantangan, karena biasanya ia memerlukan bermeter-meter bahan untuk sebuah busana, sedangkan kain Humbang Kriya terbatas jumlahnya. Tetapi ia mengatasinya dengan menggunakan kombinasi bahan-bahan polos seperti satin duchesse, tulle dan bahan kaca.

Kombinasi kain polos juga menjadi siasat Purana dalam mendesain busana jadi dari kain-kain Humbang Kriya. Terlebih karena label ini berfokus pada busana siap pakai. Cara ini bisa menjadikan harga jual lebih terjangkau hingga orang berminat membeli.

“Pada akhirnya kami ingin para pengrajin Humbang Kriya binaan Rumah Kreatif Sinar Mas ini mandiri berkat produksi yang terus jalan, memiliki daya jual dan menghasilkan profit,” kata Nonita, seraya menambahkan bahwa sudah banyak warga kabupaten Humbang Hasundutan yang kini menjadi pengrajin Humbang Kriya karena memberikan penghasilan yang memadai.

 

Donasi untuk pendidikan
Hasil penjualan satu koleksi dari Kolaborasi Humbang Kriya x Windy Chandra serta keuntungan penjualan perhiasan desain khas Humbang akan didonasikan untuk pendidikan di Daerah Mokndoma, pedalaman Papua.

 

Bagikan Artikel
Artikel Terkait

10 Alternatif Libur Lebaran Buat Kamu Yang Gak Mudik

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan selama libur panjang Lebaran. Dijamin liburanmu jadi makin a...

By: Gilang Ramadhan

Baca selengkapnya

NIKE AIR MAX 270 REACT

Menggabungkan Air unit pertama, the 270 dan soft support dari React, kini Nike Air Max 270 React dij...

By: Vinny Vindiani

Baca selengkapnya

3 Alasan Mengapa Kebiasaan Cek Ponsel Saat Bangun Tidur Itu ...

Sebagian besar orang pasti langsung cari ponsel saat bangun tidur. Entah untuk matiin alarm, ngecek ...

By: Gilang Ramadhan

Baca selengkapnya
Loading…