We The Fest 2018
We The Fest 2018 Merilis Line Up Beyond The Music!

By Reza Reinaldo

Published on: 2018/07/13 13:58

Lebih dari sekedar musik!
We The Fest 2018

Tujuh hari menjelang penyelenggaraannya, festival musik gelaran Ismaya Live, We The Fest 2018, mengumumkan lineup Beyond The Music, deretan zoba, aktivitas, program dan kampanye, yang akan memberikan pengalaman lebih dari musik untuk semua pengunjung We The Fest 2018.

Terdapat dua zona baru yang akan memeriahkan We The Fest 2018 pada tanggal 20, 21, dan 22 Juli nanti di JIEXPO Kemayoran Jakarta. Zona pertama adalah tempat bermain skateboard bernama WTF Skate Park yang merupakan hasil kolaborasi dengan Twilo Corner. Para pengunjung yang ingin bermain skateboard dapat menyewa skateboard yang akan disediakan dan bermain di arena skate park untuk semua umur dan semua tingkat keahlian dari yang amatir sampai profesional.

We The Fest 2018

Zona baru selanjutnya adalah WTF Con yang dipersembahkan oleh SHVR. Tahun ini, Ismaya Live secara khusus emmbuka satu hasll tambahan di JIEXPO Kemayoran untuk area WTF Con yang akan menjadi platform untuk berbagai brand, institusi, dan organisasi menampilkan berbagai hasil karya dan program interaktif seperti fashion items, instalasi, dan berbagai aktivitas.

 

Salah satu aktivitas yang dapat kamu coba di WTF Con adalah kirim mengirim kartu pos di WTF Post Office, sebuah kantor pos hasil kolaborasi We The Fest 2018 dan Pos Indonesia. Pengunjung dapat mengirim kartu pos ke mana pun dengan kartu pos berdesain tema We The Fest 20128 dan membuat perangko custom made yang uniik.

 

Sebuah instalasi seni baru terbuat dari susunan burung lipat atau origami berjudul Arts by Mademoiselle Maurice hasil kolaborasi dengan institut Francais d’Indonesia (IFI) akan ditampilkan di We The Fest 2018. Dibuat oleh Mademoiselle Maurice dari Perancis, instalasi ini akan menjadi salah satu highlight kesenian yang akan We The Fest tampilkan selama tiga hari nanti.

We The Fest 2018

Selain WTF Skate Park dan WTF Con, berbagai zona dari We The Fest edisi sebelumnya juga akan menambah keseruan pengalaman festival semua pengunjung seperti Art Village yang akan menjadi tempat Festival Goers membuat berbagai prakarya seni, Carnifun persembahan Mizone yang akan menjadi tempat bermain games; sebuah silent cinema bernama WTF Cinema Club persembahan film The Darkest Mind dan hasil kolaborasi dengan Kinosaurus, IFI Jakarta, dan British Council; dan zona kuliner bernama Eats & Beats persembahan Fruit Tea yang menyajikan berbagai pilihan resto concept Ismaya Group dan pertunjukan memasak yang seru.

 

Tahun ini terdapat dua kampanye yang diusung oleh We The Fest, yaitu sebuah kampanye bernama We The Change, dan kampanye untuk festival yang lebih injklusif bagi semua orang bernama Sama Bisa Bisa Sama.

 

Kampanye We The Change mendorong para pengunjung We The Fest 2018 untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan melalui program daur ulang plastik menjadi pakaian bernama Bottle2Fashion, bersama H&M dan Danone. Yang menarik adalah semua sampah plastik dari We The Fest akan didaur ulang dan dijadikan recycle polyester.

 

Untuk menciptakan pengalaman festival yang lebih inklusif untuk semua pengunjung, We The Fest bekerjasama dengan British Council dalam program Sama Bisa Bisa Sama yang akan menyediakan area menonton khusus untuk orang-orang yang berkursi roda.

 

“Beyond The Music di We The Fest tahun ini jauh lebih beragam dan membawa beberapa pesan yang ingin kami sampaikan melalui kampanye We The Change,” kata Sarah Deshita, Assistant Brand Manager Ismaya Live. “Di bawah payung We The Change kami mempunyai program Botttle2Fashion bersama H&M dan Danone, di program ini , kami ingin mengedukasikan para pengunjung bahwa sampah yang kita semua buang dapat didaur ulang menjadi baju yang kita pakai sehari-hari,” lanjut Sarah.

 

“Selain pengunjung bisa menonton musisi favorit mereka dan semua festival experience lainnya, mereka juga bisa belajar bagaimana cara menjaga lingkungan melalui kampanye We The Change kami,” tambah Sarah.

We The Fest 2018

We The Fest sebelumnya sudah merilis lineup harian para penampil musiknya yang terdiri dari 38 musisi internasional dan 23 musisi Indonesia termasuk Lorde, SZA, James Bay, Miguel, Odesza, Alt-J, Honne, Efek RUmah Kaca, Andien, Barasuara, dan sebagainya yang akan tampil di berbagai panggung yaitu panggung utama bernama WTF Stage persembahan SHVR, panggung indoo bernama This Sate is Bananas persembahan H&M, dan panggung yang tepat di depan WTF Skate Park bernama Another Stage.

We The Fest 2018

Tiket We The Fest dapat dibeli dengan berbagai pilihan hari yaitu tiket 3 hari, 2 hari, dan harian. Ada pun kategori tiket yaitu General Admission (GA) dan Very Important Banana yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas menarik.

 

Tiket GA saat ini dimulai dari harga Rp600,000 untuk tiket harian, Rp880,000 untuk tiket 2 hari, dan Rp1,160,000 untuk tiket 3 hari.

 

Tiket VIB dimulai dari harga Rp1,100,000 untuk tiket harian, Rp2,000,000 untuk tiket 2 hari, dan Rp2,640,000 untuk tiket 3 hari.

 

Berbagai fasilitas akan dinikmati oleh pemegang tiket VIB seperti antrian khusus untuk menukarkan tiket dan masuk ke acara, akses ke VIB viewing area depan panggung, VIB bar, VIB lounge dan VIB toilet.

 

Harga-harga yang tertera belum termasuk pajak sebesar 25%. Tiket dapat dibeli di situs www.wethefest.com dan semua ticket box remi yang terdaftar di www.wethefest.com/ticket.

We The Fest 2018

Rangkaian acara pre-event We The Fest 2018 bertajuk Road to We The Fest 2018 telah digelar sejak minggu lalu. Road to We The Fest 2018 berkolabarsi dengan JOOX dan H&M, acara ini terbuka dan gratis bagi pengunjung.

 

Acara pre-event selanjutnya adalah sebuah talkshow berjudul Sehidup Semusik, hasil kolaborasi dengan Pophariini. Dengan topik ‘Festival 101 For the Bands’, talkshow yang akan diadakan pada hari Jumat, 13 Juli ini akan membahas mengenai proses pemilihan band oleh promotor konser dalam membuat lineup festival, dan hal-hal yang harus musisi-musisi ketahui agar dapat menarik perhatian penyelenggara-penyelenggara festival musik. Bersama Sarah Deshita dari Ismaya Live dan Rayssa Dynta yang akan tampil di We The Fest 2018, acara ini diadakan di kedai kopi Sehidup Sekopi, Bintaro, pukul 17.00 WIB.

 

Sebuah video seri berjudul Supper Series yang diproduksi oleh We The Fest 2018 akan turut menjadi pemanasan untuk semua pengunjung nanti. Supper Series menampilkan beberapa makanan dan minuman yang khusus dibuat untuk We The Fest.2018 oleh beberapa resto concept Ismaya Group seperti Pizza e Birra, Djournal, Kitchenette, Sushigroove, Tokyo Belly, Publik Markette, The Pople’s Cafe, dan Sejuice me. Musisi-musisi yang akan tampil di We The Fest 2018 turut ikut berpartisipasi di video Super Series ini yaitu Pola Wars, A. Nayaka, Bam Mastro, Barasuara, Rayssa Dynta, Teza Sumendra, Dsikoria, dan Pijar. Video Supper Series akan dirilis ke media sosial We The Fest pekan ini.

 

Tahun lalu sebanyak 50,000 orang menghadiri We The Fest 2017 selama 3 hari penyelenggaraannya, tahun ini ayo menjadi salah satu dari ribuan pengunjung tersebut!

Bagikan Artikel
Artikel Terkait

Tame Impala Merilis Album Currents B-Sides and Remixes

Tame Impala Merilis Album Currents B-Sides and Remixes

By: Haetam Attamimy

Baca selengkapnya

New Music: September 2018

Musik terbaru dari band dan para artis internasional. Cek it out!

By: Gilang Ramadhan

Baca selengkapnya

Mengenal Shazam!: Superhero DC yang Tidak Menampilkan Kesan ...

Superhero DC identik dengan sesuatu yang gelap. Wonder Woman menjadi salah satu pengecualian. Sisany...

By: Reza Reinaldo

Baca selengkapnya
Loading…